Berita Batang
KABAR BAIK, KA Argo Muria Berhenti di Stasiun Batang Mulai 15 Agustus 2025
Mulai 15 Agustus 2025, KA Argo Muria Eksekutif menambahkan Stasiun Batang sebagai titik pemberhentian.
Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Asa warga Batang untuk menikmati perjalanan menggunakan kereta api eksekutif tanpa harus ke kota tetangga akhirnya terwujud.
Mulai 15 Agustus 2025, KA Argo Muria Eksekutif menambahkan Stasiun Batang sebagai titik pemberhentian.
Kepastian ini disampaikan Bupati Batang, M Faiz Kurniawan yang menilai langkah tersebut sebagai bagian upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama dalam mendukung geliat industri lokal.
Baca juga: KAI Daop 5 Purwokerto Tambah 2 Perjalanan KA Purwojaya Sambut Long Weekend HUT ke-80 RI
Baca juga: KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 637 Ribu Penumpang Selama Juli 2025
“Batang tak boleh hanya jadi penonton."
"Dengan pertumbuhan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Batang Industrial Park (BIP), kehadiran KA eksekutif di Stasiun Batang menjadi penunjang vital investasi,” ujar Faiz, Kamis (14/8/2025).
Tak hanya itu, Pemkab Batang bersama stakeholder terkait juga merancang layanan commuter line rute Semarang–Batang yang dijadwalkan beroperasi setiap 30 menit mulai 2027.
Jalur ini akan menghubungkan Stasiun Batang, KITB, dan Stasiun Semarang Poncol.
“Kami ingin masyarakat bisa bepergian dengan mudah dan efisien."
"KA Argo Muria melayani rute Semarang Tawang–Gambir Jakarta PP,” imbuh Faiz.
Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan, KA Argo Muria kini menggunakan rangkaian eksekutif New Generation.
Fasilitasnya meliputi kabin luas, pencahayaan ambient, kursi ergonomis yang bisa diputar, serta colokan listrik di setiap tempat duduk.
“Jadwal keberangkatan dari Stasiun Semarang Tawang dimajukan lima menit, dari pukul 17.00 menjadi pukul 16.55."
"Kami imbau penumpang untuk memperhatikan perubahan ini agar tidak tertinggal,” jelasnya.
Dia memastikan, jadwal di Stasiun Pekalongan dan Tegal tetap seperti semula.
Penambahan pemberhentian di Batang disebut sebagai langkah strategis untuk memperluas akses layanan kereta unggulan.
| Pimpinan DPRD Batang Usul PAW Junaedi, Suudi: Menanti Restu PDIP |
|
|---|
| Dinsos Batang Sebut Bansos Tak Sekadar Santunan, Dorong Kemandirian Warga Rentan |
|
|---|
| Cold Storage Jadi Kunci Stabilitas Harga Ikan di Kabupaten Batang |
|
|---|
| Muscab HNSI Batang, Wakil Bupati Suyono Dorong Penguatan Nelayan dan Solusi Pendangkalan |
|
|---|
| ASN Batang Kumpulkan 11 Ribu Liter Minyak Jelantah, Dukung Rekor MURI dan Energi Terbarukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250814-_-Stasiun-Batang.jpg)