Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Duduk Perkara Dukun Pengganda Uang Bunuh Pasutri Warga Pemalang, Minuman Kopi Dicampur Potas

Ibin (63), residivis yang mengaku bisa menggandakan uang ditangkap polisi dari Polda Jateng pada Rabu (20/8/2025).

Tayang:
Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
PENGGANDA UANG - Sosok Ibin dukun pengganda uang yang membunuh pasutri warga Pemalang menggunakan racun potas, di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Rabu (20/8/2025). Dia bunuh korban karena kehabisan akal tiap ditanya hasil menggandakan uang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Karena kehabisan alasan saat menjawab pertanyaan pasutri warga Pemalang ini, dukun pengganda uang meracun korban menggunakan minuman kopi yang sudah dicampur racun potas.

Kedua korban lantas dinyatakan meninggal setelah tiga jam meminum kopi bercampur racun itu.

Kini pelaku sudah ditangkap polisi.

Baca juga: 10 Fakta Tragis Rafa Digigit Ular hingga Racun ke Saraf: Dokter Awalnya Santai, Ternyata Mematikan

Baca juga: Kelewat Bejat! Gadis 9 Tahun Tewas Makan Gorengan Bercampur Racun, Setelahnya Diperkosa

Ibin (63), residivis yang mengaku bisa menggandakan uang ditangkap polisi dari Polda Jateng pada Rabu (20/8/2025).

Penangkapan ini setelah Ibin membunuh pasangan suami istri (pasutri) Muhammad Rosikhi dan Nur Azizah Turokhmah.

Kedua korban ditemukan tewas di atas tumpukan pecahan batu di Dukuh Bengkeng, Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang.

Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio menjelaskan, korban dibunuh dengan cara diberi minuman kopi yang sudah dicampur racun potasium sianida.

Kombes Pol Dwi Subagio mengungkapkan, tersangka menjalankan modus dengan mengaku bisa menggandakan uang.

Korban diminta mengikuti ritual di tempat sepi pada tengah malam.

Baca juga: 8 Hari Koma Usai Gigitan Weling: Bocah Pekalongan Tergantung Ventilator, Diduga Racun Serang Saraf

Baca juga: 5 Hari Anggi Rencanakan Pembunuhan Pacar Sesama Jenis, Beli Racun Sianida karena Cemburu

“Selain ritual, korban juga diminta meminum kopi yang sudah dicampur racun potas,” ujarnya. 

Sebelum peristiwa pembunuhan, korban beberapa kali menagih uang yang dijanjikan bisa digandakan oleh tersangka.

Karena kehabisan akal untuk membohongi korbannya, tersangka kemudian mengajak mereka melakukan ritual terakhir yang berujung pada kematian.

“Beberapa kali melakukan ritual dan korban menagih, kok uangnya tak bisa kembali."

"Kemudian saat ritual terakhir itulah korban diracun,” ungkap Kombes Pol Dwi Subagio. 

Menurut polisi, korban mengalami kerugian sekira Rp2 juta akibat penipuan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved