Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Seluruh Korban Hilang Perahu Nelayan Tenggelam di Kendal Ditemukan di Perairan Semarang

Seluruh korban hilang dalam insiden tenggelamnya perahu KMN Jolo Sutro pada Selasa (19/8/2025) sore di Kendal kini sudah ditemukan.

Tayang:
Foto: Ist/ tim SAR Kendal
EVAKUASI JENAZAH - Petugas gabungan melakukan evakuasi dua ABK perahu KMN Jolo Sutro yang sebelumnya hilang usai perahu yang ditumpangi tenggelam di perairan Kendal. Saat ini seluruh korban hilang sudah ditemukan dan operasi pencarian dihentikan. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Seluruh korban hilang dalam insiden tenggelamnya perahu KMN Jolo Sutro pada Selasa (19/8/2025) sore di Kendal kini sudah ditemukan.

Sebelumnya pada Rabu (20/8/2025) pagi, korban atas nama Marsudi ditemukan dalam kondisi meninggal terjerat jaring perahu yang juga ikut tenggelam.

Sekitar pukul 10:30 WIB, kedua korban lain yakni Abdul Khamid dan Suudi yang merupakan warga Dukuh Wonokerto, Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal kembali ditemukan sekitar 3,6 kilometer dari lokasi tenggelamnya perahu.

Kedua korban ditemukan oleh kapal nelayan KMN Mandala asal Bandengan, Jepara, di wilayah utara perairan irigasi Mangkang, Kecamatan Tugu, Semarang.

"Betul, dua korban lain sudah ditemukan di perairan Mangkang Semarang," jelas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kendal, Hudi Sambodo, Rabu (20/8/2025).

Hudi mengungkapkan, awalnya pihaknya ragu terhadap penemuan jenazah itu. 

Namun setelah dilakukan pengecekan oleh tim SAR gabungan, Hudi meyakini jika kedua jenazah tersebut merupakan ABK yang hilang dalam insiden tenggelamnya perahu nelayan Jolosutro.

"Karena di wilayah Semarang juga ada laporan kecelakaan laut. Jadi proses identifikasi sangat diperlukan sekali," ungkapnya.

Penemuan itu juga diperkuat oleh jurumudi perahu, Mastur yang menjadi korban selamat.

Dia memastikan bahwa kedua jenazah yang ditemukan di perairan Semarang itu merupakan ABK-nya yang hilang.

"Iya, itu adalah Abdul Khamid dan Suudi, warga Dukuh Wonokerto, Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal," paparnya.

Kedua jenazah kemudian dibawa ke posko Pelabuhan Kendal dan langsung diteruskan ke RSUD Soewondo Kendal untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Sebagai informasi, KMN Jolo Sutro tenggelam di perairan Kendal setelah diterpa cuaca buruk berupa hujan angin disertai gelombang tinggi.

Dari total 10 ABK, 7 berhasil selamat, sedangkan 3 ABK lain yang sebelumnya hilang kini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (ags) 

Baca juga: Telkomsel Nyalakan Semangat Indonesia di HUT ke-80 RI: 30 Tahun Hadir sebagai Digital Enabler Bangsa

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 Halaman 310 311, Kurikulum Merdeka: Safe in The Digital World

Baca juga: PENTING! Warga Pekalongan Diminta Tak Cuma Andalkan Fogging, DBD Sudah Tembus 130 Kasus

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved