Berita Semarang
Alasan Warga Semarang Nyaman Pakai Gas Alam PGN, Tak Perlu Repot Gonta-ganti Tabung
Sedikitnya 80 persen warga Karangayu telah menggunakan gas alam dari PGN. Bahkan, di RW 6, hampir seluruh warga telah memasang pipa gas alam.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di sudut Kelurahan Karangayu, Kota Semarang, suasana pagi terasa hangat.
Sekelompok ibu-ibu nampak duduk santai di sebuah lapak kecil milik Listyowati, warga RT 3 RW 6, Karangayu, Kamis (21/8/2025).
Lapak kecil di depan rumah Listyowati ini menjadi sumber penghidupan baginya.
Baca juga: PGN Percepat Perluasan GasKita di Sleman Yogyakarta
Beragam camilan terususun rapi di meja lapaknya, menemani obrolan para tetangga yang bersantai ria.
Camilan-camilan itu ia masak sendiri.
Tak hanya memasak camilan untuk dijual di lapaknya, ia juga menerima pesanan catering.
Beragam hidangan ia masak dengan telaten menggunakan gas alam yang mengalir ke rumahnya dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), subholding PT Pertamina (Persero).
Bagi Lis, sapaan akrabnya, keberadaan gas alam menjadi bagian penting dalam kehidupannya.
Ia tak perlu lagi repot mencari tabung gas atau khawatir kehabisan gas di tengah aktivitas memasak.
Ia mengaku telah memakai gas alam sejak pertama program PGN masuk ke kampungnya beberapa tahun silam.
Bahkan, dirinya mendapatkan program pemasangan dan kompor gratis dari PGN.
Gas alam dari PGN ini pun telah menemani perjalanan usahanya selama ini.
"Saya dulu pasang gratis pas program pertama, dapat kompor gratis juga. Kemudian, rumah saya direnovasi, saya pasang lagi. Saat pasang itu, saya bayar Rp 1 juta karena saya pakai selang tanam. Sebenarnya, kalau tidak tanam, tidak bayar," ujarnya.
Meski harus merogoh kocek untuk pemasangan kembali pipa gas alam, ia tidak masalah. Baginya, kenyamanan dan keamanan menjadi nomor satu dalam rumah. Meski awal-awal sempat merasa takut rumahnya dipasang pipa gas, seiring berjalan waktu justru merasakan lebih nyaman dan aman.
Dari segi harga, dia berujar, penggunaan gas alam dan tabung gas tidak jauh berbeda.
| Detik-Detik Menegangkan Petugas Damkar Selamatkan 2 Nyawa Terjebak Kebakaran di Semarang |
|
|---|
| BREAKING NEWS 2 Orang Terjebak Kebakaran di Gedung 3 Lantai Samping Java Mal Semarang |
|
|---|
| Truk Molen Terguling di Sepakung Semarang, Sudah 4 Hari Tak Kunjung Dievakuasi, Karena Ini |
|
|---|
| Mahasiswa Asal Grobogan Tewas Kecelakaan, Pemotor Tabrak Truk Parkir di Pedurungan Semarang |
|
|---|
| Tembalang Lumpuh 3 Kilometer, Festival Balon Udara Semarang Picu Kemacetan Parah Sejak Pagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250821_Warga-Karangayu-Kota-Semarang-cek-pemakaian-gas-alam_1.jpg)