Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pertamina Cilacap

Pertamina Kilang Cilacap Beri Pelatihan Digitalisasi bagi Pengelola Wisata Mamaku

Diketahui, Kampoeng Kepiting merupakan unit usaha unggulan MAMAKU yang dikelola sepenuhnya oleh masyarakat lokal.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
ist/dok pertamina cilacap
PELATIHAN DIGITAL - Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap memberikan pelatihan digitalisasi manajemen usaha bagi pengelola wisata Kampoeng Kepiting, Kutawaru, Cilacap Tengah. Pertamina terus menguatkan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program Mayarakat Mandiri Kutawaru atau MAMAKU. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap terus menguatkan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program Mayarakat Mandiri Kutawaru atau MAMAKU.

Di antaranya dengan pemberian pelatihan digitalisasi manajemen usaha bagi pengelola wisata Kampoeng Kepiting, Kutawaru, Cilacap Tengah.
 
Diketahui, Kampoeng Kepiting merupakan unit usaha unggulan MAMAKU yang dikelola sepenuhnya oleh masyarakat lokal, terutama kelompok mantan Anak Buah Kapal (ABK) & mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Baca juga: SRE Telkom University Purwokerto Kunjungi Kilang Pertamina RU IV Cilacap Tingkatkan Wawasan Energi

Program ini dirancang untuk menyediakan peluang ekonomi baru, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong kemandirian masyarakat pesisir yang sebelumnya bergantung pada pekerjaan luar daerah.

Saat ini Kampoeng Kepiting berkembang menjadi destinasi wisata yang memadukan kuliner seafood dan edukasi budidaya kepiting.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, terutama terkait pencatatan keuangan masih manual & proses pelayanan yang belum sepenuhnya efisien. 

Merespon hal itu, Kilang Cilacap menghadirkan pelatihan digitalisasi untuk mendorong transformasi tata kelola usaha yang lebih efektif, modern, & akuntabel.

Baca juga: Aksi Kemanusiaan Pekerja Pertamina Kilang Cilacap, 900 Lebih Kantong Darah

Pelatihan dipandu oleh Mardiyana dari Politeknik Negeri Cilacap (PNC), yang memberikan materi secara aplikatif dan mudah dipahami.

Pihaknya membimbing peserta menggunakan aplikasi BukuWarung dan mesin kasir portabel, dua perangkat digital untuk mempermudah pencatatan transaksi serta mempercepat pelayanan kepada pengunjung.

15 peserta terlibat aktif dalam berbagai sesi praktik, dari memasukkan data penjualan, input transaksi harian, perhitungan otomatis, hingga cetak struk pembayaran. 

Dalam sesi simulasi, peserta diajak memahami pentingnya kecepatan & ketepatan transaksi untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

"Meskipun beberapa peserta masih perlu waktu untuk menyesuaikan diri, kemampuan mereka dalam menggunakan aplikasi dan perangkat digital meningkat dengan cukup pesat," kata Mardiyana.

Pihaknya juga menekankan penguasaan teknologi tidak hanya memahami fitur aplikasi, tetapi juga memahami alur operasional digital yang dapat mendukung pelayanan wisata secara menyeluruh.

Perkuat Kapasitas

Jr. Officer CSR & SMEPP Kilang Cilacap Lifania Riski Nugrahani menegaskan, pelatihan ini menjadi langkah strategis memperkuat kapasitas mitra binaan Program MAMAKU.

"Kemampuan digital sangat penting meningkatkan kualitas layanan, transparansi administrasi, dan profesionalisme usaha."

"Dengan sistem pencatatan yang lebih akurat dan sistematis, kelompok diharapkan mampu mengevaluasi keuangan lebih tepat dan membuat perencanaan usaha lebih matang," ujarnya, Kamis (18/12/2025).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved