Pertamina Cilacap
Pertamina Kilang Cilacap Beri Pelatihan Digitalisasi bagi Pengelola Wisata Mamaku
Diketahui, Kampoeng Kepiting merupakan unit usaha unggulan MAMAKU yang dikelola sepenuhnya oleh masyarakat lokal.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap terus menguatkan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program Mayarakat Mandiri Kutawaru atau MAMAKU.
Di antaranya dengan pemberian pelatihan digitalisasi manajemen usaha bagi pengelola wisata Kampoeng Kepiting, Kutawaru, Cilacap Tengah.
Diketahui, Kampoeng Kepiting merupakan unit usaha unggulan MAMAKU yang dikelola sepenuhnya oleh masyarakat lokal, terutama kelompok mantan Anak Buah Kapal (ABK) & mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Baca juga: SRE Telkom University Purwokerto Kunjungi Kilang Pertamina RU IV Cilacap Tingkatkan Wawasan Energi
Program ini dirancang untuk menyediakan peluang ekonomi baru, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong kemandirian masyarakat pesisir yang sebelumnya bergantung pada pekerjaan luar daerah.
Saat ini Kampoeng Kepiting berkembang menjadi destinasi wisata yang memadukan kuliner seafood dan edukasi budidaya kepiting.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, terutama terkait pencatatan keuangan masih manual & proses pelayanan yang belum sepenuhnya efisien.
Merespon hal itu, Kilang Cilacap menghadirkan pelatihan digitalisasi untuk mendorong transformasi tata kelola usaha yang lebih efektif, modern, & akuntabel.
Baca juga: Aksi Kemanusiaan Pekerja Pertamina Kilang Cilacap, 900 Lebih Kantong Darah
Pelatihan dipandu oleh Mardiyana dari Politeknik Negeri Cilacap (PNC), yang memberikan materi secara aplikatif dan mudah dipahami.
Pihaknya membimbing peserta menggunakan aplikasi BukuWarung dan mesin kasir portabel, dua perangkat digital untuk mempermudah pencatatan transaksi serta mempercepat pelayanan kepada pengunjung.
15 peserta terlibat aktif dalam berbagai sesi praktik, dari memasukkan data penjualan, input transaksi harian, perhitungan otomatis, hingga cetak struk pembayaran.
Dalam sesi simulasi, peserta diajak memahami pentingnya kecepatan & ketepatan transaksi untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.
"Meskipun beberapa peserta masih perlu waktu untuk menyesuaikan diri, kemampuan mereka dalam menggunakan aplikasi dan perangkat digital meningkat dengan cukup pesat," kata Mardiyana.
Pihaknya juga menekankan penguasaan teknologi tidak hanya memahami fitur aplikasi, tetapi juga memahami alur operasional digital yang dapat mendukung pelayanan wisata secara menyeluruh.
Perkuat Kapasitas
Jr. Officer CSR & SMEPP Kilang Cilacap Lifania Riski Nugrahani menegaskan, pelatihan ini menjadi langkah strategis memperkuat kapasitas mitra binaan Program MAMAKU.
"Kemampuan digital sangat penting meningkatkan kualitas layanan, transparansi administrasi, dan profesionalisme usaha."
"Dengan sistem pencatatan yang lebih akurat dan sistematis, kelompok diharapkan mampu mengevaluasi keuangan lebih tepat dan membuat perencanaan usaha lebih matang," ujarnya, Kamis (18/12/2025).
| Suasana Haru Warnai Pelepasan Jamaah Haji BDI RU IV Cilacap |
|
|---|
| 2.647 Insan Pertamina Ramaikan SeBuSePro 2026, Komitmen Kilang Cilacap Jaga Produktivitas |
|
|---|
| 66 Calon Haji BDI Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap Siap menuju Tanah Suci |
|
|---|
| Hangatnya Paskah, Bakor Umkris dan PWK RU IV Cilacap Berbagi Kasih Opa-Oma |
|
|---|
| Pertamina Kilang Cilacap Optimalkan Pelatihan Operator dan Sertifikasi BNSP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/19122025-pertamina-kilang-cilacap-beri-pelatihan-digital.jpg)