Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pertamina Cilacap

Tak Sekadar Mendaki, Patrapala Cilacap Rayakan Hari Kartini dengan Aksi Lingkungan di Papandayan

Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026, Patrapala mengusung tema 'Menembus Awan Menjemput Terang'.

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
ist/dok pertamina cilacap
PENDAKIAN - 26 anggota komunitas Perwira Pertamina Pecinta Alam atau Patrapala RU IV Cilacap melakukan pendakian di Gunung Papandayan, Sabtu (25/4/2026) sore. Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026, Patrapala mengusung tema 'Menembus Awan Menjemput Terang'. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Kabut tipis masih menggantung di lereng Gunung Papandayan saat langkah-langkah itu mulai menapaki jalur pendakian, Sabtu sore (25/4/2026).

Udara dingin menyapa, namun semangat 26 anggota komunitas Perwira Pertamina Pecinta Alam atau Patrapala RU IV Cilacap justru terasa hangat, membawa misi yang tak sekadar menaklukkan ketinggian.

Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026, Patrapala mengusung tema 'Menembus Awan Menjemput Terang'.

Baca juga: Relpi Pertamina Kilang Cilacap Raih Penghargaan Sustainability Champions

PENDAKIAN - 26 anggota komunitas Perwira Pertamina Pecinta Alam atau Patrapala RU IV Cilacap melakukan pendakian di Gunung Papandayan, Sabtu (25/4/2026) sore. Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026, Patrapala mengusung tema 'Menembus Awan Menjemput Terang'.
PENDAKIAN - 26 anggota komunitas Perwira Pertamina Pecinta Alam atau Patrapala RU IV Cilacap melakukan pendakian di Gunung Papandayan, Sabtu (25/4/2026) sore. Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026, Patrapala mengusung tema 'Menembus Awan Menjemput Terang'. (ist/dok pertamina cilacap)

Sebuah tajuk yang juga menggambarkan perjalanan fisik sekaligus refleksi nilai perjuangan.

Di ketinggian 2.665 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu, mereka tidak hanya menguji daya tahan, tetapi juga merawat makna.

Di sela perjalanan, sebuah pemandangan tak biasa terjadi. Para pendaki perempuan yang melintas disapa dengan senyum, lalu diberikan setangkai bunga.

Total 50 bunga dibagikan, sederhana namun sarat arti.

Baca juga: Ini Sosok Kartini Pertamina Kilang Cilacap: Endah Purbarani Tembus Batas, Salurkan Inovasi

Di tengah medan yang menantang, gestur kecil itu menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan perempuan.

Koordinator Patrapala Cilacap, Fahmi Purnomo, menyebut aksi ini sebagai cara unik untuk mengenang kembali nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini.

"Kami ingin membawa semangat Kartini ke ruang yang berbeda, ke alam terbuka, ke tempat di mana perjuangan juga terasa nyata, penuh tantangan," ujarnya.

PENDAKIAN - 26 anggota komunitas Perwira Pertamina Pecinta Alam atau Patrapala RU IV Cilacap melakukan pendakian di Gunung Papandayan, Sabtu (25/4/2026) sore. Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026, Patrapala mengusung tema 'Menembus Awan Menjemput Terang'.
PENDAKIAN - 26 anggota komunitas Perwira Pertamina Pecinta Alam atau Patrapala RU IV Cilacap melakukan pendakian di Gunung Papandayan, Sabtu (25/4/2026) sore. Dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026, Patrapala mengusung tema 'Menembus Awan Menjemput Terang'. (IST/DOK UMP PURWOKERTO)

Tanam Pohon

Selanjutnya langkah Patrapala tidak berhenti pada simbol.

Di kawasan gunung yang dikenal sebagai salah satu gunung api aktif terbesar di Jawa Barat itu, mereka juga menanam 250 batang pohon Santigi (Vaccinium varingiaefolium). 

Aksi ini menjadi bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.

Santigi dipilih bukan tanpa alasan.

Akar pohon ini dikenal kuat dalam menahan struktur tanah di lereng, sehingga efektif mengurangi risiko longsor dan erosi akibat limpasan air hujan. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved