Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gojek Indonesia

GOTO Cetak Sejarah Baru: Laba Bersih Pertama di Kuartal I 2026, Kinerja Makin Solid

GOTO cetak laba bersih pertama Rp171 miliar di Q1 2026, ditopang pertumbuhan fintech dan layanan on-demand yang kuat.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
GOTO cetak laba bersih pertama Rp171 miliar di Q1 2026, ditopang pertumbuhan fintech dan layanan on-demand yang kuat. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTAPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat tonggak sejarah baru dengan membukukan laba bersih untuk pertama kalinya sejak berdiri. Pada kuartal I 2026, GOTO berhasil meraih laba bersih sebesar Rp171 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp367 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, menyebut capaian ini sebagai momen penting dalam perjalanan perusahaan. “Ini mencerminkan kerja keras tim dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, disiplin biaya, serta menghadirkan nilai nyata bagi pelanggan dan mitra,” ujarnya.

Pertumbuhan Kinerja GOTO Semakin Kuat
Kinerja GOTO menunjukkan tren positif di berbagai indikator utama. Pendapatan bersih tumbuh 26 persen YoY menjadi Rp5,3 triliun, didorong oleh lonjakan aktivitas transaksi di dalam ekosistem.

Jumlah pengguna bertransaksi tahunan (ATU) juga meningkat 22 persen menjadi 69 juta pengguna, mempertegas posisi GOTO sebagai ekosistem digital yang menjangkau sekitar sepertiga populasi dewasa Indonesia.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA yang disesuaikan melonjak 131 persen YoY menjadi Rp907 miliar, dengan arus kas bebas yang disesuaikan mencapai Rp1,3 triliun.

Direktur Keuangan GOTO, Simon Ho, menegaskan bahwa pertumbuhan ini ditopang oleh efisiensi operasional dan pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).

 
Tabel Ikhtisar Kinerja GOTO Kuartal I 2026
(dalam miliar Rupiah)

Indikator 2026 2025 Perubahan YoY persen
Indikator operasional
GTV inti4 137.685 83.221 65 persen
GTV1 236.316 144.56 63 %
Indikator keuangan
Pendapatan bersih 5.341 4.231 26 %
EBITDA yang disesuaikan2 907 393 131 %
Laba/(rugi) bersih periode berjalan 171 -367 n.a


 
Fintech Jadi Mesin Pertumbuhan GOTO
Kinerja fintech GOTO mencatat lonjakan signifikan, terutama dari sisi profitabilitas dan jumlah pengguna.

Tabel Kinerja Financial Technology GOTO
(dalam miliar Rupiah kecuali dinyatakan lain)

Indikator 2026 2025 Perubahan YoY %
Indikator operasional
GTV inti4 130.636 76.148 72 %
GTV1 230.212 138.404 66 %
Nilai buku pinjaman5 9.893 6.203 59 %
Pengguna bertransaksi bulanan (MTUs, dalam jutaan)8 27,5 20,6 33 %
Indikator keuangan
Pendapatan bersih 1.909 1.206 58 %
EBITDA yang disesuaikan2,3 364 47 674 %


Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya transaksi digital, dengan lebih dari dua miliar transaksi tercatat sepanjang kuartal pertama 2026.

 
Layanan On-Demand GOTO Tetap Solid
Selain fintech, layanan on-demand seperti transportasi dan pengantaran juga menjadi kontributor utama pertumbuhan GOTO.

Tabel Kinerja On-Demand Services GOTO
(dalam miliar Rupiah)

 

  2026 2025 Perubahan YoY %
Periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret
Indikator operasional      
GTV1 16.344 15.710 4 %
Mobility1, 6 5.713 5.899 -3 %
Delivery1, 6 10.631 9.811 8 %
Indikator keuangan      
Pendapatan bersih 3.360 3.007 12 %
Mobility6 815 752 8 %
Delivery6 2.545 2.255 13 %
EBITDA yang disesuaikan2, 3 439 314 40 %
Mobility2, 3, 6 280 222 26 %
Delivery2, 3, 6 203 133 53 %
Biaya korporasi Grup yang dialokasikan (44) (41) -7 %


Pertumbuhan segmen ini didorong oleh peningkatan layanan premium dan kontribusi kuat dari layanan delivery.

 
Strategi AI dan Dukungan Mitra Perkuat Ekosistem GOTO
GOTO juga terus mengembangkan teknologi berbasis AI untuk meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna. Inovasi ini menjadi kunci dalam menekan biaya sekaligus meningkatkan konversi transaksi.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved