Gojek Indonesia
Gojek dan Dinkes Semarang Latih Mitra Driver Bantuan Hidup Dasar, Perkuat Respons Darurat di Jalan
Gojek dan Dinkes Semarang melatih mitra driver Bantuan Hidup Dasar untuk meningkatkan respons darurat dan keselamatan di jalan raya.
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gojek, layanan on-demand dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: GOTO), berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang dalam mendorong budaya tanggap darurat di jalan raya melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Mitra Driver Gojek di Semarang.
Kegiatan ini bertujuan mengedukasi serta membekali mitra driver dengan kemampuan dasar penanganan kondisi darurat di jalan.
Kondisi darurat seperti kecelakaan lalu lintas yang disebabkan gangguan kesehatan masih menjadi risiko nyata di wilayah perkotaan, termasuk Kota Semarang.
Dalam banyak kejadian, masyarakat di sekitar lokasi menjadi pihak pertama yang hadir, sementara tenaga medis membutuhkan waktu untuk sampai ke lokasi.
Minimnya pemahaman tentang pertolongan pertama kerap membuat penanganan awal tidak tepat dan berpotensi memperburuk kondisi korban.
Melalui pelatihan ini, Mitra Driver Gojek dibekali pemahaman dasar seperti penanganan korban, simulasi CPR, serta batas aman pertolongan pertama yang boleh dilakukan oleh masyarakat awam.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Nur Dian Rakhmawati, mengapresiasi langkah Gojek dalam berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang serta menekankan pentingnya peran masyarakat dalam fase awal kondisi darurat.
“Dalam banyak kasus, masyarakat sekitar adalah pihak pertama yang berada di lokasi sebelum tenaga medis datang. Menit-menit awal sangat menentukan keselamatan korban. Karena itu, tindakan awal yang benar menjadi sangat penting.”
Ia menambahkan bahwa Bantuan Hidup Dasar adalah kemampuan yang bisa dipelajari oleh masyarakat umum.
“Pelatihan ini bukan untuk menjadikan mitra driver sebagai tenaga medis, tetapi agar mereka memahami langkah dasar yang aman dan tidak memperburuk kondisi korban sambil menunggu bantuan profesional,” lanjutnya.
Area Head Gojek Semarang, Nur Andriansyah, menyebut Mitra Driver Gojek memiliki posisi strategis karena mobilitas mereka yang tinggi di jalan.
“Ribuan Mitra Driver Gojek beraktivitas di jalan setiap hari dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain jumlahnya banyak dan sering berada lebih dulu di lokasi kejadian, mitra-mitra kami memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat membekali mereka agar lebih siap, lebih tenang, dan tahu apa yang boleh serta tidak boleh dilakukan dalam situasi darurat.”
Menurutnya, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan memastikan pelatihan diberikan sesuai standar kesehatan.
“Ini adalah bentuk dukungan Gojek terhadap upaya mendorong keamanan lalu lintas dan di jalan raya Kota Semarang. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
| Lewat Aplikasi Gojek, Masyarakat Dapat Memantau 4.000 Titik Arus Mudik Secara Real Time |
|
|---|
| GoTo Tingkatkan Alokasi Bonus Hari Raya 2026 dengan Total Anggaran Meningkat Dua Kali Lipat |
|
|---|
| GoTo Hadirkan Komitmen Nyata:Kuota Beasiswa Naik 5 Kali Lipat di Tahun 2026 |
|
|---|
| Perkuat Komitmen Kesejahteraan Mitra, GoTo Luncurkan Platform Bursa Kerja |
|
|---|
| GoTo Luncurkan Bantuan Iuran BPJS bagi Mitra Gojek Berkinerja Terbaik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260204_gojek.jpg)