Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sejak Beroperasi pada 2015, Okupansi Hotel Grand Edge Capai 75 Persen

General Manager Grand Edge Hotel Semarang, Simon Arie optimistis bisa bersaing dengan perhotelan lainnya yang tumbuh pesat di Kota Semarang

Penulis: hesty imaniar | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/HERMAWAN ENDRA
Hotel Grand Edge resmi beroperasi, meramaikan dunia perhotelan di Kota Semarang, Sabtu (9/5/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - General Manager Grand Edge Hotel Semarang, Simon Arie optimistis bisa bersaing dengan perhotelan lainnya yang tumbuh pesat di Kota Semarang.

Berdiri sejak Mei 2015, Grand Edge Hotel menawarkan konsep lifestyle dengan food arcade yang memanjakan pengunjung hotel.

"Grand Edge Hotel and Food Arcade Semarang siap mengakomodasi pebisnis, wisatawan, dan berbagai tamu mulai dari kepentingan MICE atau wisata. Kami pun siap bersaing dengan perhotelan Bintang empat lainnya," ujarnya kepada Tribun Jateng Kamis (24/3/2016).

Menawarkan konsep berbeda, Simon yakin bisa memenuhi target okupansi yang dicapai di triwulan berikutnya yakni 75 persen, dari total okupansi di triwulan pertama selama bulan Januari-Maret 67 persen. Simon juga menyampaikan hasil Grafika positif juga didapat ketika Grand Edge Hotel tengah melakukan Soft Opening ditahun lalu.

"Kami sejak beroperasi di bulan Mei 2015 hingga akhir tahun 2015, okupansi yang kita dapatkan diangka fantastis yakni 72 persen. Hasil tersebut mendapat sumbangsih terbesar dari MICE sebesar 60 persen dari berbagai acara pemerintahan (government), sehingga kami yakin di triwulan berikutnya kami bisa memenuhi target karena baik dari MICE dan wisata masih berpeluang besar," lanjutnya.

Grand Edge Hotel Semarang sendiri memiliki total 118 dengan berbagai fasilitas seperti restauran, coffee shop, skypool and lounge, gym, food arcades, serta lima meeting room. Berada di Jalan Sultan Agung Nomer 96 Semarang, Grand Edge Hotel menawarkan ballroom berkapasitas 500 orang theater style.

"Sehingga kami menerim tamu baik yang memiliki kepentingan meeting (MICE) bahkan wisatawan sehingga berbagai acara kami bisa melayani. Selain itu kami berprinsip mendukung pemerintah untuk mencanangkan Semarang sebagai Kota Wisata selain Kota MICE yang sudah berjalan," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved