Berita Viral

Asal Usul Nama Odading Kuliner Asal Bandung yang Sedang Viral Berkat Mang Oleh

Sejak beberapa hari lalu, media sosial ramai membicarakan Odading Mang Oleh.

 TRIBUNJATENG.COM - Jajanan Odading Mang Oleh mendadak viral di media sosial.

Jajanan ini viral lantaran seorang netizen bernama Ade Londok membuat review odading Mang Oleh dengan pembawaan yang cukup kocak.

Dalam video review yang beredar itu, Ade terlihat bersemangat mempromosikan odading Mang Oleh.

Bahkan dirinya beberapa kali menggunakan kata-kata yang unik.

Mahasiswa Kaya di Kampus Ini Diduga Bersaing Meniduri Mahasiswi Termiskin, Obrolannya Tersebar

Menteri Ida Fauziyah Pastikan BLT Batch III Untuk Karyawan Swasta Gaji di Bawah Rp 5 Juta Cair

Perawat Semarang Tewas Kecelakaan Tabrak Truk Mogok, Sopir Ditetapkan Tersangka

22 Tahun Dibiayai, Wanita Salatiga Ini Tak Tahu Kalau Ayah Angkatnya Aktor Terkenal di Dunia

"Odading Mang Oleh, rasanya seperti anda menjadi Iron Man. Belilah Odading Mang Oleh, didieu, karena kalau Anda teu ngadahar Odading Mang Oleh, maneh teu gaul jeung aing. Lain balad aing," kata Ade Londok dalam video yang beredar tersebut.

Video inipun menjadi viral di media sosial.

Gerobak jualan Odading Mang Oleh di Jalan Baranang Siang Bandung oun diserbu pembeli.

Odading sendiri merupakan jajanan khas tanah Sunda.

Odading adalah jajanan sejenis roti goreng dengan tekstur sedikit renyah di luar dan lembut di dalam.

Jajanan ini memiliki rasa yang cukup manis.

Meskipun berasal dari Sunda, kuliner satu ini juga bisa dijumpai di sejumlah daerah dengan nama yang berbeda.

Di daerah Jawa Tengah, kuliner ini dikenal dengan sama Bolang-baling.

Sedangkan di Jakarta, Odading dikenal dengan nama roti goreng.

Dilansir dari Kompas Tv yang melansir dari sejumlah sumber, nama odading diambil dari kisah sebuah keluarga Belanda yang tinggal di Indonesia.

Saat itu, anak beserta ibu dari keluar Belanda sedang pergi ke pasar.

Anak keluarga Belanda itu meminta dibelikan roti goreng yang di jual oleh warga lokal.

Tanpa tahu nama dari jajanan yang dimaksud, anak itu hanya menunjuk-tunjuk ke penjualnya.

Kemudian, sang ibu dan anaknya mendekati si penjual.

Dan begitu membuka dagangannya yang ditutup daun pisang, anaknya langsung menunjukkan kue goreng yang dijajakan.

Lalu, si ibu berkata dalam bahasa Belanda 'O, dat ding' yang artinya 'O yang itu'.

Sejak saat itulah kue goreng tersebut diberi nama odading, karena pada saat itu masyarakat sekitar juga tidak memberinya nama khusus pada jajanan tersebut.

Odading ini biasanya dijual bersama dengan cakwe.

Hal ini mmebuat sebagian masyarakat menyebut odading sebagai cakwe versi manis.

Padahal adonan Adoding dengan cakwe cukup berbeda.

Oading biasanya dibuat dari adonan tepung terigu, telur, ragi dan gula.

Kemudian diuleni dan digoreng dengan minyak panas yang banyak.

Sehingga menghasilkan tekstur yang renyah di luar dan lembut di dalam.

Sebelum digoreng, odading biasanya ditaburi toping wijen dan juga gula pasir.

TONTON JUGA dan SUBCRIBE

Berita Populer