Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Diskominfo Karanganyar Gelar Bimtek, Heri: Ada 700 Aduan, Paling Banyak Soal Infrastruktur Jalan

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar menggelar bimbingan teknis (bimtek)

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
Diskominfo Karanganyar
Bimtek aduan di Hotel Permatasari Desa Gaum Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Selasa (21/11/2023) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar menggelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Permatasari Desa Gaum Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Selasa (21/11/2023) siang.

Dalam bimtek tersebut turut mengundang admin aduan se-Kabupaten Karanganyar.

Melalui acara tersebut diharapkan meningkatkan peran dan fungsi admin dalam merespon aduan secara benar, tepat dengan penggunaan bahasa yang baik dan santun.

Berdasarkan data dari Diskominfo Karanganyar, total ada 700 aduan yang masuk mulai Januari hingga November 2023.

Ada lima aduan yang paling banyak seperti infrastruktur jalan sebanyak 246 aduan, 35 aduan terkait pendidikan, soal kesehatan baik itu BPJS, vaksin, KIS, kemudian soal penerangan jalan serta rambu-rambu, dan aduan soal lowongan kerja, kartu pra kerja. 

Kepala Bidang (Kabid) Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Karanganyar, Heri Wasito menyampaikan, dibutuhkan kontribusi admin aduan baik tingkat dinas/instansi, kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar dalam rangka menindaklanjuti banyaknya aduan masyarakat yang masuk baik itu melalui aplikasi SAPAMAS, LaporGub, SP4N Lapor dan media sosial.

Menurutnya aplikasi-aplikasi tersebut berfungsi menampung dan menanggapi setiap permasalahan serta keluhan masyarakat sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan publik secara responsif, cepat dan optimal.

"Dalam menjawab maupun menyampaikan hasil aduan masyarakat dengan baik akan memberikan dampak positif dan kepuasan masyarakat sebagai salah satu upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat atas kinerja pemerintah dalam pelayanan publik," katanya.

Dia menambahkan, bimtek kali ini juga dalam rangka meningkatkan peran dan fungsi admin pengelola aduan masyarakat serta memahami mekanisme langkah-langkah dalam pengelolaan aduan masyarakat secara baik, benar, efektif, efisien, tepat sasaran dan transparan.

Sekda Karanganyar sekaligus Pembina Admin Aduan Masyarakat, Timotius Suryadi mengatakan aduan masyarakat tidak hanya diwadahi melalui kanal SAPAMAS maupun kanal resmi lainnya tapi juga melalui sarana lain.

"Jadi respon masyarakat dapat meningkat jika kita juga berkontribusi dalam menanggapi aduan dengan baik. Terlebih komunikasi untuk menjawab, menanggapi aduan dengan penggunaan bahasa yang santun," terangnya.

Dia menambahkan, kaitannya dengan penanganan aduan harus ada tim terpadu yang terdiri dari semua OPD/instansi/kantor BUMD/kecamatan sehingga dapat merespon secara cepat aduan masyarakat dalam bentuk grup. 

Lanjutnya, penggunaan media sosial saat ini lebih efektif dalam menindaklanjuti aduan masyarakat pasalnya hampir setiap orang banyak yang menggunakan media sosial dengan berbagai platform. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved