Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Wisata Air Jadi Magnet Tersembunyi di Lereng Gunung Muria Kudus

Desa Rahtawu menyimpan potensi destinasi wisata yang cukup indah dan mempesona.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Sejumlah wisatawan asyik bermain air di spot wisata air Lenk Dopang, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Desa Rahtawu sebagai desa wisata kini semakin dikenal luas oleh masyarakat dari berbagai daerah. 


Desa di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, itu terletak di lereng Gunung Muria.


Desa Rahtawu menyimpan potensi destinasi wisata yang cukup indah dan mempesona. Satu di antaranya wisata air yang dikembangkan oleh masyarakat sekitar dengan memanfaatkan air sungai.

Baca juga: Destinasi Wisata di Lereng Gunung Muria Kudus Jadi Primadona, Kunjungan Wisatawan Naik 30 Persen


Kini, wisata air di Desa Rahtawu menjadi magnet tersembunyi bagi para wisatawan dari berbagai daerah yang tertarik berkunjung untuk mengeksplore potensi alam sekitar.


Beragam spot wisata kini sudah hadir di Rahtawu, menyambut para wisatawan yang berkunjung. Mulai dari Joglo Dopang, Lenk Dopang, dan beragam spot wisata lainnya rintisan masyarakat. 


Pesona Desa Wisata Rahtawu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung, utamanya menyasar spot wisata air, alam, hingga kuliner khas daerah sekitar. 


Satu di antara destinasi wisata yang terus menunjukkan tren pengembangan positif adalah Lenk Dopang. 


Manajemen pengelola Lenk Dopang mengembangkan spot wisata ramah anak-anak dengan menyiapkan tiga kolam renang memanfaatkan sumber langsung dari sungai. 


Tak hanya itu, spot wisata menantang yang cocok untuk remaja dan orang dewasa seperti river tubing atau susur sungai juga disediakan.


Bahkan terbaru telah tersedia fasilitas glamping yang bisa diakses masyarakat dari luar daerah. Memberikan fasilitasi bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana malam bersama keluarga di lereng pegunungan Muria. 


Pengelola Lenk Dopang, Agung Priyanto mengatakan, pengembangan spot wisata yang dilakukan pertama adalah tiga kolam renang, terdiri dari dua kolam renang anak-anak dan satu kolam renang khusus dewasa. 


Konsep yang hendak diambil dari kolam renang Lenk Dopang adalah kembali ke alam. Dibuat dengan memanfaatkan aliran sungai sekitar yang masih terjaga keasriannya.


Suasana sejuk pegunungan pun menjadi keunggulan spot wisata air di Rahtawu, dibandingkan dengan spot wisata air lainnya. 


"Setelah menyulap tiga kolam renang, kami buka resto sederhana dalam rangka memberikan fasilitasi kepada pengunjung dengan konsep sederhana. Mulai dari aneka minuman, makanan ringan, juga makanan berat kami siapkan," terangnya, Senin (6/1/2025).


Lebih lanjut, manajemen Lenk Dopang mengembangkan potensi lainnya berupa wahana river tubing dengan memanfaatkan arus sungai.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved