Curhat Pedagang Pakaian Pasar Segamas Purbalingga yang Kini Sepi Pembeli
Ia mengatakan, dahulu tarif parkir di Pasar Segamas hanya Rp 1000. Namun saat ini sudah naik menjadi Rp 2000
Penulis: Farah Anis Rahmawati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA — Di salah satu kios los Pasar Segamas Purbalingga, Sujatno (83) seorang pedagang pakaian, tampak duduk termenung di antara dagangannya.
Wajahnya terlihat lelah, namun penuh harap, sembari menatap para pengunjung yang lalu lalang di depan kiosnya.
Sesekali matanya mengikuti langkah orang yang lewat, berharap ada yang singgah, meski hanya untuk melihat-lihat.
Namun hingga menjelang siang, tumpukan pakaian di kiosnya masih tersusun rapi, belum ada satu pun yang terjual.
Baca juga: Pasangan Suami Istri Lansia di Purbalingga Tewas Dibacok, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Sujatno bukan pedagang baru. Ia telah berjualan di Pasar Segamas sejak tahun 1965.
Ia mengatakan, kondisi penjualannya saat ini sudah sangat memprihatikan.
Hampir setengah tahun ini ia dan pedagang lainnya mengeluh sepi pembeli.
Menurutnya, selain karena meningkatnya minat belanja online, pembeli juga sudah enggan berbelanja di pasar karena naiknya tarif parkir.
"Sekarang kondisi penjualan di Pasar Segamas sudah parah. Sepi, apalagi sekarang pada beli di online. Mereka juga pada gak mau kesini semenjak parkir naik," katanya, Kamis (2/10/2025).
Ia mengatakan, dahulu tarif parkir di Pasar Segamas hanya Rp 1000. Namun saat ini sudah naik menjadi Rp 2000.
Sujatno menuturkan memiliki 3 kios dalam los di Pasar Segamas.
Ia menjual beraneka macam pakaian, mulai dari untuk anak-anak hingga dewasa. Namun untuk ketiga kiosnya saat ini kondisinya sama, sepi pembeli.
Meskipun demikian, ia menjadi salah satu pedagang yang cukup beruntung, karena belum sampai gulung tikar seperti rekan-rekannya.
"Meski sepi saya masih bertahan, karena memang untuk kebutuhan. Itu di belakang tadinya masih ada yang jual, tapi sekarang udah kosong karena pada bangkrut," katanya.
Setiap hari Sujatno mengatakan tidak selalu mendapatkan pembeli. Bahkan dalam sehari ia pernah hanya berpenghasilan Rp 50 ribu.
| Jelang Wukuf, Jemaah Haji Purbalingga Diingatkan Jaga Fisik Sejak Awal di Mekkah |
|
|---|
| Ini Daftar Lawan Persak Kebumen di Grup O Liga 4 Nasional |
|
|---|
| Inilah Lawan yang Akan Dihadapi 4 Wakil Jawa Tengah di Liga 4 Nasional |
|
|---|
| Hasil Drawing Liga 4 Piala Presiden 2025/2026, Berikut Ini Daftar Lawan Tim Wakil Jateng |
|
|---|
| Ditunggu sejak 1970-an, Jembatan Langkap - Kramat Purbalingga Akhirnya Dibangun Tahun Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251002_PURBALINGGA.jpg)