Berita Banyumas
Baturraden Aman Didatangi, Pelaku Wisata Pastikan Lereng Selatan Gunung Slamet Kondusif Pasca Banjir
Kekhawatiran wisatawan usai peristiwa banjir di lereng Gunung Slamet mulai dijawab langsung oleh para
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Kekhawatiran wisatawan usai peristiwa banjir di lereng Gunung Slamet mulai dijawab langsung oleh para pelaku dan pengelola wisata di Baturraden.
Mereka kompak mengampanyekan pesan 'Baturraden Aman' sebagai jaminan destinasi wisata di lereng selatan tetap kondusif dan layak dikunjungi.
Langkah ini muncul menyusul beredarnya informasi di media sosial yang dinilai simpang siur dan membuat calon wisatawan ragu datang.
Salah satu pelaku usaha jasa pariwisata, Tekad, mengatakan kondisi geografis Baturraden justru menjadi benteng alami dari potensi bencana besar.
Vegetasi hutan di lereng selatan dinilai masih sangat terjaga sehingga mampu menahan dampak banjir maupun longsor.
"Kalau di wilayah lereng selatan Gunung Slamet, mulai Baturraden sampai ke pelatarannya semuanya aman karena hutannya masih lestari.
Jadi jangan takut berkunjung, Baturraden masih adem ayem," ujarnya.
Menurutnya, informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Baca juga: Makan Tak Enak Tidur Tak Nyenyak, Pria Baju Merah Penendang Kucing di Blora Teridentifikasi Polisi
"Yang hadir paham betul situasi Baturraden, jadi apa yang disampaikan real dan objektif," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (2/2/2026).
Hal senada disampaikan Farachin, Manager Klaster Banyumas PT Palawi Risorsis.
Ia memastikan kawasan wisata di lereng selatan relatif aman karena tutupan vegetasi masih baik.
Meski beberapa objek wisata air terjun sempat terdampak material banjir, pihaknya menargetkan pemulihan rampung kurang dari satu bulan.
"Langkah kami membereskan material dampak banjir.
Paling lama satu bulan sudah normal kembali," ujarnya.
Ia menegaskan, pilihan wisata di Baturraden tidak hanya air terjun.
| Pedagang Tahan Stok, Harga Bright Gas Naik Bikin Pelaku Usaha di Purwokerto Mulai Waswas |
|
|---|
| Petugas Lapas Narkotika Purwokerto Komitmen Bebas Halinar |
|
|---|
| Rumput Alun-alun Purwokerto Dibuka Lagi Setelah 7 Tahun, Warga Bisa Duduk Santai, Tapi Ada Syaratnya |
|
|---|
| Harga BBM Naik Buat Warga Purwokerto Resah, Pengeluaran Harian Terancam Membengkak |
|
|---|
| Menko Pangan Tekankan SPPG Bukan Sekadar Bisnis Tapi Misi Gizi Bangsa: Untung Seribu Masih Untung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260202_baturraden.jpg)