Berita Banyumas
Warga Panik Keluar Rumah, Dikira Trafo Listrik, Sumber Ledakan dari SPPG Krajan Banyumas
Sumber ledakan berasal dari dapur tepatnya di mesin pengering ompreng SPPG Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Dentuman keras tiba-tiba memecah suasana tenang Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Kamis (5/2/2026).
Suara yang terdengar hingga radius sekira satu kilometer itu sempat membuat warga berlarian keluar rumah.
Sebagian mengira trafo listrik meledak, sebagian lainnya menduga terjadi kebakaran.
Diketahui, sumber ledakan berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.
Baca juga: BREAKING NEWS, Mesin Pengering Ompreng SPPG Krajan Banyumas Meledak, 10 Petugas Terluka
• Buron 10 Tahun, Ini Wajah Hengky Penipu Rp566 Juta, Ditangkap Rabu Malam di Solo
• Sopir Ambulans di Semarang Kena Prank, Ordernya Jemput Pasien Malah Disuruh Menagih Utang
Kepala Desa Krajan, Muflichudin mengatakan, kepanikan warga terjadi karena suara ledakan sangat keras dan datang tiba-tiba.
"Waktu itu di sekitar lokasi juga ada kegiatan posyandu. Begitu terdengar ledakan, warga langsung keluar rumah."
"Ada yang mengira trafo atau kejadian lain," ujarnya.
Pihaknya memastikan, situasi desa kini sudah kembali kondusif dan para korban telah mendapat penanganan medis.
Sementara itu, aparat dari Polresta Banyumas langsung turun tangan menyelidiki insiden tersebut.
Tim Inafis bersama personel Polsek Pekuncen melakukan olah TKP di area dapur Desa Krajan.
Kapolsek Pekuncen, AKP Slamet Husein mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya suara keras dari area SPPG.
"Setelah mendapatkan informasi, anggota langsung mengecek ke lokasi dan memang ditemukan adanya kejadian ledakan," katanya.
Dari pemeriksaan awal, ledakan diduga berasal dari oven atau alat pengering yang digunakan dalam proses persiapan dapur.
"Diduga alat mengalami panas berlebih hingga akhirnya meledak," jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampaknya cukup membuat panik para relawan.
| Tersangka Korupsi Pasar Satria Wafat, Kejari Purwokerto Kembalikan Uang Rp 181 Juta ke Kas Negara |
|
|---|
| Dilema Putusan 6 Bulan 7 Hari: Advokat Tapol Banyumas Lega, Tapi Terjepit Ancaman Perkara Lain |
|
|---|
| Presiden Prabowo Puji Pengolahan Sampah di Banyumas, Dorong Sistem Sederhana tapi Efektif |
|
|---|
| Pusat Perbelanjaan di Purwokerto Diduga Diskriminasi kepada Pengguna Hijab, Ini yang Dilakukan MUI |
|
|---|
| Daftar Lengkap KA yang Dibatalkan di Wilayah Daop 5 Purwokerto, Update 27 - 28 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260205-_-Halaman-SPPG-Krajan-Banyumas-Pasca-Ledakan.jpg)