Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

"Mau Hidup atau Mati!" Ancam Perampok di Kebasen Banyumas, Lansia dan Anaknya Disekap

Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Banyumas, pada Minggu (15/2/2026) dini hari

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Polresta Banyumas
AKSI CURAS - Olah TKP kejadian pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (15/2/2026). Pencurian terjadi di rumah seorang lansia bernama Parsiti (70) yang tinggal bersama anaknya Parno (44).  

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - "Mau hidup atau mati". Ancaman itu dilontarkan pelaku kepada seorang lansia di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Banyumas, sebelum memukuli dan mengikatnya dengan lakban. 

Aksi pencurian dengan kekerasan terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Banyumas, pada Minggu (15/2/2026) dini hari.

Menyebabkan seorang lansia kehilangan uang tunai, kartu ATM, serta emas hingga hampir 100 gram. 

Baca juga: Perampok di Banyumas Bersenjatakan Kapak hingga Linggis, Korban Histeris, Ini Barang yang Diincar

Kepala Dusun Karangsari, Ikung, menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. 

Saat itu kondisi desa sedang diguyur hujan, sehingga suasana sekitar rumah korban sepi dan tak banyak warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Menurutnya, dua orang pelaku diduga masuk ke rumah korban melalui jendela bagian depan. 

Saat itu, korban Parsiti (70) terbangun dan keluar kamar karena mendengar suara mencurigakan.

"Masuk lewat jendela depan, terus ibunya keluar melihat, lalu langsung dipukuli. Setelah itu diikat pakai lakban," ujar Ikung kepada Tribunbanyumas.com, Senin (16/2/2026). 

Tak hanya itu, anak korban, Parno (44), yang keluar kamar karena mendengar kegaduhan, juga langsung diserang dan dipukuli oleh pelaku. 

Keduanya kemudian diikat menggunakan lakban.

Setelah korban tak berdaya, pelaku mencari sendiri harta benda di dalam rumah. 

Aksi tersebut berlangsung sekitar setengah jam.

"Mereka nyari sendiri posisi hartanya. Uang, emas, sama ATM juga diambil. Emasnya sekitar 95 sampai 100 gram," jelasnya.

Ikung menambahkan, pelaku berjumlah dua orang dan semuanya laki-laki. 

Ia menduga pelaku berasal dari daerah sekitar karena menggunakan logat ngapak.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved