Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Dua Kali Perampokan dalam Sepekan di Banyumas, Polisi Minta Linmas dan Warga Aktifkan Siskamling

Dalam kurun waktu sepekan, dua kasus pencurian dengan kekerasan terjadi di Kecamatan Sumbang dan Kebasen

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
PERAMPOKAN BERSENJATA - Tangis Nurgiyanti (39) pecah menceritakan peristiwa perampokan dan melihat sejumlah pria tak dikenal menindih anaknya di atas tempat tidur, Senin (9/2/2026). Bahkan wajah anaknya itu dibekap menggunakan bantal hingga keluar darah dari hidung si anak. 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Aksi perampokan bersenjata di wilayah Kabupaten Banyumas kian meresahkan. 


Dalam kurun waktu sepekan, dua kasus pencurian dengan kekerasan terjadi di Kecamatan Sumbang dan Kebasen, dengan pelaku menyekap serta menganiaya korban demi menguasai harta benda.


Peristiwa terbaru terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.


Seorang lansia bernama Parsiti (70) bersama anaknya, Parno (44), menjadi korban pencurian dengan kekerasan setelah dua pelaku masuk ke rumah melalui jendela depan saat kondisi hujan.


Kepala Dusun Karangsari, Ikung, menuturkan, korban terbangun karena mendengar suara mencurigakan. 


Saat keluar kamar, korban langsung diserang.


"Masuk lewat jendela depan, terus ibunya keluar melihat, lalu langsung dipukuli. Setelah itu diikat pakai lakban," ujarnya.


Anak korban yang keluar kamar karena mendengar kegaduhan juga mengalami perlakuan serupa. 


Keduanya diikat menggunakan lakban, lalu pelaku mencari sendiri harta benda di dalam rumah selama sekitar setengah jam.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kota Semarang Ramadhan 2026 Satu Bulan, Lengkap dengan Jadwal Salat


Pelaku membawa kabur uang tunai, kartu ATM, serta perhiasan emas sekitar 95 hingga 100 gram. 


Selain itu, korban juga sempat diancam dengan kalimat, "Mau hidup atau mati," sambil dipukuli.


Pelaku diduga sudah berada di dalam rumah saat korban beristirahat. 


Mereka mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.


Dari kejadian tersebut, pelaku membawa uang tunai Rp7.350.000, sejumlah perhiasan emas, serta tiga kartu ATM milik keluarga korban beserta nomor PIN.


Sebelumnya, aksi perampokan juga terjadi di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved