Berita Cilacap
Stasiun Maos Cilacap Dipoles Jelang Angkutan Lebaran 2026, Peron Diperpanjang hingga 296 Meter
PT KAI merevitalisasi Stasiun Maos di Kabupaten Cilacap untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto merevitalisasi Stasiun Maos di Kabupaten Cilacap untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Revitalisasi Stasiun Maos ini difokuskan pada peninggian dua peron agar sejajar dengan lantai kereta sehingga memudahkan proses naik turun penumpang.
Selain itu, peron Stasiun Maos juga diperpanjang dari semula 135 meter menjadi 296 meter guna mendukung operasional rangkaian kereta yang lebih panjang.
Baca juga: Imbauan Resmi Bupati Cilacap: Hiburan Malam Tutup Selama Puasa Ramadan
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, mengatakan peningkatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI menghadirkan layanan transportasi yang semakin modern.
“Melalui peningkatan fasilitas ini, kami ingin memastikan pelanggan merasakan kenyamanan yang lebih baik sekaligus kemudahan akses, terutama bagi lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas,” ujar As’ad, Sabtu (21/2/2026).
Ia menuturkan, penyesuaian tinggi peron dilakukan untuk meminimalkan celah antara peron dan kereta demi meningkatkan faktor keselamatan penumpang.
“Dengan peron yang sejajar lantai kereta, risiko tersandung atau terjatuh bisa ditekan sehingga proses boarding dan turun penumpang menjadi lebih aman,” jelasnya.
Tak hanya peron, KAI Daop 5 juga memperpanjang area overcapping atau kanopi peron agar penumpang terlindungi dari panas dan hujan.
“Atap kanopi kami perpanjang supaya pelanggan tetap nyaman saat menunggu kereta, terutama saat cuaca ekstrem,” katanya.
Pembenahan juga dilakukan pada bagian atap dan lantai stasiun, di mana lantai keramik diganti dengan material granit agar lebih kuat dan estetis.
Fasilitas musala di Stasiun Maos turut direvitalisasi agar lebih representatif dan nyaman digunakan masyarakat.
As’ad menyebutkan seluruh pekerjaan revitalisasi Stasiun Maos ditargetkan selesai pada akhir Februari 2026.
“Kami upayakan rampung sebelum masa Angkutan Lebaran 2026 sehingga masyarakat bisa langsung menikmati fasilitas yang lebih baik,” ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan fasilitas ini juga menjadi bagian dari kesiapan KAI Daop 5 dalam menghadapi lonjakan penumpang saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Kami belajar dari tahun-tahun sebelumnya bahwa volume penumpang meningkat signifikan saat Lebaran sehingga kesiapan infrastruktur menjadi kunci,” tuturnya.
| Detik-Detik Pasien Jatuh dari Lantai 3 RSUD Cilacap, Sempat Ditahan Keluarga |
|
|---|
| Pasien RSUD Cilacap Tewas Usai Lompat dari Lantai Tiga, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap |
|
|---|
| Ramai Soal "El Nino Godzilla" Ancam Kemarau Panjang, BMKG Cilacap Buka Fakta Sebenarnya |
|
|---|
| Istri Gugat Cerai Suami Mendominasi Angka Perceraian di Cilacap, 3 Bulan Capai 1.461 Kasus |
|
|---|
| 1,25 Juta Liter Air Bersih Disiapkan Hadapi Kemarau di Cilacap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260221_REVITALISASI-STASIUN-MAOS.jpg)