Berita Banyumas
Dikejar Warga, Perampok Cindaga Banyumas Kabur Tinggalkan Mobil Curiannya
Tiga pelaku menyekap pemilik rumah di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Aksi perampokan kembali menghantui wilayah Banyumas, Selasa (3/3/2026) dini hari.
Kali ini, tiga pelaku menyekap pemilik rumah di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.
Namun pelaku gagal membawa kabur mobil curian setelah warga Dusun Poncot bergerak cepat melakukan pengejaran.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.45 WIB.
Baca juga: Polisi Masih Kesulitan Ungkap 3 Perampokan di Banyumas, Minim CCTV
Perampokan menimpa rumah milik SY (45).
"Sekitar jam setengah 3, terus dengar suara kedubrag, tak kira suara kucing. Tahu-tahu tiga orang sudah masuk cuma matanya saja yang kelihatan, bawa golok. Terus ngancam, jangan berisik diam saja minta kerja samanya. Kalau tidak nanti saya bunuh kamu semuanya," ucap korban.
Ia mengatakan semua pelaku membawa golok.
"Terus dia cari uang, tapi hp saya tidak dibawa. Barang-barang tidak dibawa. Akhirnya terus keluar bawa mobil," katanya kepada Tribunbanyumas.com.
Selain membawa mobil pelaku juga diduga membawa uang tunai yang ada di laci meja.
"Saya diiket kaki sama tangan, terus mulutnya pakai lakban. Pertama saya dulu, istri saya sudah diiket tapi anak saya nangis terus jadi di lepas. Mudah-mudahan ini cepat tertangkap kalau tidak ya kita jadi was-was terus," jelasnya.
Korban SY menduga pelaku masuk lewat belakang.
Para pelaku diduga berjumlah tiga orang.
Mereka terlebih dahulu menyekap korban sebelum menggasak uang tunai Rp300.000.
Tak berhenti di situ, pelaku juga mencoba membawa kabur mobil milik korban, sebuah Datsun bernomor polisi B 2740 UKN.
Dalam video yang beredar, mobil tersebut kemudian ditemukan ditinggalkan di area Depo Pasir Cindaga.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pengejaran.
Karena panik dikejar warga Dusun Poncot, para pelaku akhirnya meninggalkan mobil curian di tepi sungai dan melarikan diri.
Kasatreskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan, mengatakan saat ini tim Resmob masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku
"Tim Resmob Polresta Banyumas masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku," ujarnya.
Kasus ini menjadi perampokan keempat dalam kurun waktu kurang dari satu bulan terakhir di wilayah Banyumas.
Sebelumnya, perampokan terjadi di Desa Limpakuwus pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Dua pria tak dikenal masuk ke rumah pasangan lansia, mengancam korban, lalu membawa kabur uang sekitar Rp400 ribu dan anting emas seberat 2 gram dengan total kerugian Rp2,4 juta.
Perampokan juga terjadi di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Minggu (15/2/2026) dini hari.
Dua pelaku masuk melalui jendela, memukuli dan mengikat korban serta anaknya, kemudian mengancam menggunakan celurit.
Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran polisi.
Rentetan kasus ini menambah daftar panjang kejahatan perampokan di Banyumas.
Polisi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan menjelang dini hari. (jti)
| Baru 4 Hari Tinggal di Purbalingga, Pria Asal Aceh Langsung Diciduk Polisi Bawa 2.011 Pil Koplo |
|
|---|
| Balap Liar Dini Hari di Depan Mitra10 Purwokerto Dibubarkan, 9 Motor Langsung Diangkut Polisi |
|
|---|
| Sudah Motor Istri Digadaikan, Suami Ini Tega Lakukan KDRT Istri yang sedang Hamil Tua |
|
|---|
| Miris, Ibu Hamil 8 Bulan Dianiaya Suami, Pemicunya Gadai Motor Istri Tanpa Izin |
|
|---|
| DPRD Banyumas Beri Rekomendasi Optimalisasi Alokasi APBD Fokus Penurunan Kemiskinan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260303_banyumas8.jpg)