Berita Banyumas
Polisi Masih Kesulitan Ungkap 3 Perampokan di Banyumas, Minim CCTV
Polisi masih melakukan pendalaman terkait tiga kejadian perampokan dengan kekerasan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Banyumas.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Satreskrim Polresta Banyumas masih melakukan penyelidikan terhadap serangkaian kasus perampokan yang terjadi di beberapa kecamatan.
Kasatreskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan mengatakan, saat ini masih melakukan pendalaman terkait tiga kejadian perampokan dengan kekerasan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
"Intinya kami masih tetap melakukan penyelidikan. Karena lokasi kejadiannya juga agak masuk ke desa," ujar AKP Ardi kepada Tribunjateng.com, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Lagi, Perampokan Bersenjata di Sumbang Banyumas, Satroni Rumah Lansia saat Subuh
• Bupati Sadewo: Enakan Rp3 Juta Tinggal di Purwokerto Dibanding Rp5 Juta di Jakarta
• Remaja SMP di Getasan Semarang Tewas Jelang Perang Sarung, Motor Tabrak Pohon
Menurutnya, penyidik telah melakukan penelusuran rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Namun rekaman tersebut tidak berada tepat di lokasi, melainkan di sejumlah titik jalan yang dilalui.
"Kami sudah melakukan penyisiran CCTV dari beberapa titik. Memang ada rekaman, tapi bukan di lokasi."
"Jadi, kami menyisir di jalan-jalan yang kemungkinan dilalui," jelasnya.
Dari hasil penelusuran tersebut, polisi telah memperoleh gambaran mengenai sarana kendaraan yang diduga digunakan para pelaku.
"Untuk sarana kendaraan yang digunakan pelaku sudah ada gambaran. Dari situ kami juga melakukan koordinasi dengan beberapa wilayah lain di eks Banyumas seperti Wonosobo dan Banjarnegara," kata dia.
Meski begitu, polisi belum dapat memastikan apakah tiga kejadian yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir tersebut dilakukan oleh komplotan yang sama atau tidak.
Dia menambahkan, minimnya rekaman CCTV di beberapa lokasi kejadian juga menjadi kendala dalam proses penyelidikan.
"Seperti di Limpakuwus, itu minim juga CCTV. Jadi kami belum menemukan sarana mobil yang digunakan pelaku di lokasi tersebut," katanya.
Namun dari keterangan korban, terdapat petunjuk terkait bahasa yang digunakan para pelaku.
"Dari segi bahasa, logatnya yang di Limpakuwus itu ngapak semua. Artinya kemungkinan lokal."
"Tapi yang sebelumnya ada yang menggunakan bahasa Indonesia," ungkapnya.
| Pria di Banyumas Bawa Kabur Mobil lalu Digadaikan, Modusnya Pura-pura Transfer DP di ATM |
|
|---|
| Perbakin Banyumas Juara Umum Kejurnas JOSS 2026 Seri 1, Sabet Total 10 Medali |
|
|---|
| Jasad Lansia Ditemukan Tersangkut di Bendung Gerak Serayu, 19 Km dari Lokasi Hilang |
|
|---|
| Purwokerto Half Marathon 2026 Catat Rekor Cheering Terbanyak, Target 15 Ribu Pendatang ke Banyumas |
|
|---|
| PHM 2026 Targetkan Perputaran Uang Capai Rp10 Miliar, Bidik Dua Rekor MURI Sekaligus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260224-_-Olah-TKP-Perampokan-di-Sumbang-Banyumas.jpg)