Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Ratusan Warga Brebes Mengamuk, Warung Aceh Jual Tramadol dan Heximer Dihancurkan

Aksi warga di Kelurahan Pasarbatang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendadak menyita perhatian.

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Wahyu Nur Kholik
WARGA MUAK - Warga saat menggulingkan gerobak yang dijadikan warung penjualan obat-obatan terlarang di Jalan KH Akhmad Dahlan Pasarbatang, Brebes pada Rabu 15 Maret 2026 malam. 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan warga Pasarbatang, Brebes, menggerebek warung yang diduga menjual obat keras ilegal.
  • Warung sudah kosong saat digerebek, diduga akibat kebocoran informasi sebelum aksi berlangsung.
  • Warga bersama tokoh agama berkomitmen melawan peredaran obat terlarang demi melindungi generasi muda.

 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Aksi warga di Kelurahan Pasarbatang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendadak menyita perhatian.

Ratusan warga menggerebek sebuah warung yang diduga menjual obat-obatan terlarang pada Rabu (15/4/2026) malam.

Warung yang dikenal dengan sebutan “Warung Aceh” itu disebut-sebut sudah lama meresahkan masyarakat.

Lokasinya berada di Jalan KH Ahmad Dahlan, Pasarbatang, dan diduga menjadi tempat peredaran obat keras ilegal seperti Tramadol, Tryheet, dan Heximer.

Pantauan di lokasi, massa yang terdiri dari tokoh agama dan masyarakat langsung mendatangi warung tersebut.

Namun saat penggerebekan berlangsung, kondisi warung sudah dalam keadaan kosong. Warga menduga informasi aksi mereka telah bocor lebih dulu.

Kekesalan warga pun memuncak. Gerobak yang digunakan sebagai tempat berjualan digulingkan hingga akhirnya dibuang ke aliran sungai di sekitar lokasi.

Meski warung sudah tidak beroperasi saat digerebek, warga tetap menemukan sejumlah barang bukti.

Di antaranya klip berisi beberapa butir obat keras berwarna kuning, botol obat kosong, serta dus bertuliskan Hexymer yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas ilegal tersebut.

Baca juga: Terungkap 64 Laporan Dugaan Korupsi di Pati, KPK Langsung Turun Tangani, Ini Sektor Paling Rawan

Salah satu tokoh ulama setempat, KH Misbahul Munir, mengaku prihatin dengan maraknya peredaran obat keras di lingkungan mereka.

"Malam hari ini adalah gerakan pertama pemuda pemudi islam, akan meneruskan perjuangan dimanapun dan siapapun bekingannya itu adalah musuh masyarakat bersama," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

"Suapaya pemuda pemudi tidak ngfly," ungkapnya.

Tokoh masyarakat lainnya, Asrofi, juga menyebut bahwa penggerebekan tidak berjalan sesuai harapan karena lokasi sudah kosong saat didatangi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved