Berita Banyumas
Rumput Alun-alun Purwokerto Dibuka Lagi Setelah 7 Tahun, Warga Bisa Duduk Santai, Tapi Ada Syaratnya
Setelah sekitar tujuh tahun tertutup dari aktivitas warga, area rumput Alun-alun Purwokerto akhirnya kembali bisa diinjak
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Rumput Alun-alun Purwokerto 'Dibuka Lagi' Setelah 7 Tahun, Warga Kini Bisa Duduk Santai Tapi Ada Aturannya
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Setelah sekitar tujuh tahun tertutup dari aktivitas warga, area rumput Alun-alun Purwokerto akhirnya kembali bisa diinjak dan dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini merindukan ruang santai terbuka di pusat kota.
Sejak Sabtu (18/4/2026), masyarakat kini diperbolehkan duduk dan bersantai di atas hamparan rumput Alun-alun Purwokerto.
Namun, kebebasan ini tidak datang tanpa syarat.
Baca juga: Resmi Berubah, Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM Terbaru Senin 20 April 2026, Naik Mulai Rp 5.600
Pemerintah Kabupaten Banyumas menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keasrian area tersebut.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan kebijakan ini diambil sebagai bentuk respons terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan fungsi alun-alun dikembalikan sebagai ruang publik yang nyaman.
"Ini juga karena aspirasi masyarakat, mulai Sabtu kemarin area rumput Alun-alun sudah bisa diakses," kata Sadewo.
Menurutnya, selama ini keterbatasan area berlantai keramik kerap membuat pengunjung kesulitan mencari tempat duduk.
Dengan dibukanya area rumput, masyarakat memiliki ruang lebih luas bersantai, rekreasi, hingga sekadar nongkrong menikmati suasana kota.
"Ketika datang ke alun-alun, mereka ingin bersantai, rekreasi, dan nongkrong.
Jadi mengembalikan makna alun-alun sebagai ruang publik bagi masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Sadewo mengingatkan kebijakan ini harus diimbangi dengan kesadaran bersama.
"Tapi, ada tapinya, harus mau bersama-sama menjaga keasrian dan kebersihan.
Baik pengunjung maupun para pedagang," ujarnya.
| Harga BBM Naik Buat Warga Purwokerto Resah, Pengeluaran Harian Terancam Membengkak |
|
|---|
| Menko Pangan Tekankan SPPG Bukan Sekadar Bisnis Tapi Misi Gizi Bangsa: Untung Seribu Masih Untung |
|
|---|
| Menko Pangan: Rice Milling Modern Siap Dibangun di Banyumas, Dorong Ketahanan Pangan Nasional |
|
|---|
| Diam Seribu Bahasa, Direktur RSUD Banyumas Bungkam Usai Temuan BPK Rp12,7 Miliar |
|
|---|
| Cerita Guru TPQ di Purwokerto Dapat Bantuan RTLH: Kayu Sudah Keropos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260420_alun-alun-Purwokerto.jpg)