Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Handover Trans Banyumas ke APBD, Pemda Ditantang Jaga Layanan Tanpa Bebani Rakyat

Peralihan pembiayaan Trans Banyumas dari APBN ke APBD bukan sekadar urusan administrasi, melainkan ujian nyata

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
PEMBIAYAAN TRANS BANYUMAS - Ceremonial Hanover pembiayaan dari APBN ke APBD di Depo Bus Trans Banyumas, oleh Bupati dan Wakil Bupati, Selasa (21/4/2026). Di tengah beban anggaran dan ancaman kenaikan tarif, pemerintah daerah dituntut memastikan layanan yang sudah dicintai masyarakat itu tidak berhenti di tengah jalan. 


Selain itu, potensi pendapatan juga akan dikembangkan melalui pemasangan iklan di badan bus yang saat ini menampilkan ikon Bawor.


"Sudah ada 5 sampai 6 pihak yang berminat memasang iklan. 


Regulasi sedang dirapikan, mungkin 2027 sudah bisa berjalan dan menambah pendapatan BKAD," tambahnya.


Sementara itu, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan pada awalnya Banyumas atau Purwokerto tidak mendapatkan jatah Bus Trans. 


Namun, melalui upaya lobi, Banyumas akhirnya bisa masuk dan bahkan menggantikan salah satu kota.


Ia menegaskan bahwa operator lokal hanya ada di Banyumas, dan menyebut Trans Banyumas sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.


"Yang tadinya dibiayai APBN, sekarang berubah menjadi APBD. 


Kita akan paksakan, jangan sampai berhenti. 


Tapi saya juga tidak mau subsidinya terlalu besar," tegasnya kepada Tribunbanyumas.com, saat acara Hanover pembiayaan dari APBN ke APBD di Depo Bus Trans Banyumas, Selasa (21/4/2026). 


Menurutnya, pemasangan iklan tidak perlu menunggu hingga 2027. 


Apabila sudah dibiayai APBD, maka peluang iklan harus segera dimanfaatkan.


"Mulai dipikirkan. Saya tidak mau Trans Banyumas berhenti," tegasnya. 


Ia juga menyampaikan pihaknya akan terus melakukan lobi agar subsidi dari pemerintah pusat dapat diperpanjang. 


Namun, jika tidak diperpanjang pun, Pemda siap menjalankan secara mandiri.


Ke depan, terdapat kemungkinan penambahan koridor hingga Ajibarang diperluas sampai Wangon dan Lumbir, dengan rencana penggunaan bus listrik gratis. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved