Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Purbalingga

Jembatan Pranji Sidakangen Purbalingga Ambruk, Akses Dua Desa Terputus dan Pipa PDAM Ikut Rusak

Jembatan Sungai Pranji yang berada di Desa Sidakangen, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga ambruk, Rabu (20/5/2026) malam

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Polres Purbalingga
JEMBATAN AMBRUK - Polisi saat memasang garis polisi di Jembatan Sungai Pranji yang berada di Desa Sidakangen, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga ambruk, Rabu (20/5/2026) malam. Menyebabkan akses kendaraan roda empat dari Desa Sidakangen menuju Desa Blater terputus total.  

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Jembatan Sungai Pranji yang berada di Desa Sidakangen, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga ambruk, Rabu (20/5/2026) malam.

Peristiwa tersebut menyebabkan akses kendaraan roda empat dari Desa Sidakangen menuju Desa Blater terputus total. 

Selain itu, pipa PDAM yang melintasi jembatan juga ikut putus sehingga mengganggu distribusi air bersih warga sekitar.

Ambruknya jembatan pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara keras mirip batu jatuh dari arah jembatan sekitar pukul 19.30 WIB.

Tak lama berselang, bagian utara jembatan dilaporkan roboh. 

Warga yang mendengar suara tersebut langsung berdatangan ke lokasi dan mendapati kondisi jembatan sudah rusak parah.

Laporan kemudian diterima Polsek Kalimanah pada pukul 19.35 WIB. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan, hingga pengaturan arus lalu lintas.

Kapolsek Kalimanah, AKP Mubarok mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Kami menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengamanan, memasang garis polisi, serta mengatur arus lalu lintas," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, kondisi jembatan masih rawan sehingga warga diminta tidak mendekat ke area sekitar lokasi.

Polisi juga telah memasang garis polisi untuk mencegah masyarakat berkerumun di sekitar jembatan yang dikhawatirkan masih berpotensi mengalami amblas susulan.

"Hanya kendaraan roda dua yang masih bisa melintas dengan sangat hati-hati," katanya.

Selain akses jalan yang terganggu, kerusakan jembatan juga berdampak pada jaringan pipa PDAM yang melintas di atasnya. 

Akibatnya, aliran air bersih warga di sekitar lokasi ikut terdampak.

"Kami juga mengimbau warga agar tidak berkerumun di sekitar jembatan karena kondisi tanah dan struktur masih rawan," tambahnya.

Kapolsek menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan terkait penanganan awal di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut juga sudah dilaporkan ke dinas terkait agar segera dilakukan tindak lanjut maupun perbaikan jembatan yang rusak. (jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved