Arsitek Nilai WEST Dekkson Efektif Perbarui Wawasan Material Konstruksi
WEST Dekkson di Semarang menyajikan wawasan terbaru terkait material dan teknologi bangunan, termasuk tren ACP dan stainless steel panel.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Content Writer
Ringkasan Berita:
TRIBUNJATENG.COM – Program WEST (Workshop, Exhibition, Seminar, Training) yang digelar PT Fajar Lestari Sejati (Dekkson) di Semarang, Selasa (3/2/2026), dinilai menjadi ruang penting bagi arsitek untuk memperbarui wawasan terkait material dan teknologi bangunan. Kegiatan ini membahas pemanfaatan material bangunan yang efisien dan berumur panjang.
Penilaian tersebut disampaikan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Tengah, Resza Riskiyanto, yang menyebut format kegiatan terpadu membuat materi teknis lebih mudah diserap peserta.
Resza Riskiyanto mengatakan, program WEST relevan bagi kalangan arsitek karena menggabungkan beberapa format edukasi dalam satu rangkaian kegiatan, mulai dari workshop, seminar, hingga pelatihan teknis.
Menurutnya, model kegiatan terpadu ini membantu profesional arsitektur mendapatkan banyak pembaruan informasi dalam waktu singkat.
“Buat kami yang sehari-hari bekerja di kantor arsitek, format seperti ini sangat membantu karena banyak materi bisa terserap sekaligus,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan WEST juga rutin digelar bersama IAI Jawa Tengah sebagai bagian dari penguatan wawasan material dan teknologi konstruksi.
Baca juga: Dekkson Resmikan Showroom Untuk Memberikan Pengetahuan Kepada Penyedia Jasa Konstruksi
Produk Dekkson Berbasis Riset dan Kualitas
Selain membahas material, Resza menilai pendekatan yang dilakukan Dekkson menarik karena tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga pada riset dan kualitas teknis.
Menurutnya, aspek riset menjadi pertimbangan penting bagi arsitek dalam menentukan spesifikasi material bangunan.
“Dekkson tidak sekadar bikin produk, tapi memastikan kualitasnya lewat riset. Itu yang penting buat arsitek,” katanya.
Segmen Penggunaan ACP dan Stainless Steel Panel Berbeda
Pada sesi praktik arsitektur, Resza juga menjelaskan fungsi Aluminium Composite Panel (ACP) dan stainless steel panel yang memiliki segmen penggunaan yang berbeda di pasar konstruksi.
ACP disebut sudah lebih umum digunakan di berbagai jenis bangunan, terutama karena pertimbangan biaya dan ketersediaan. Sementara stainless steel panel masih tergolong lebih terbatas penggunaannya.
“ACP sudah umum. Tapi stainless steel panel masih relatif baru, karena belum se-ekonomis ACP. Biasanya dipakai untuk klien tertentu,” jelasnya.
Menurut Resza, stainless steel panel lebih relevan digunakan pada bangunan berskala besar dengan fungsi khusus dan kebutuhan tampilan ikonik. Contohnya antara lain bandara, exhibition center, dan gelanggang olahraga yang membutuhkan karakter fasad kuat sekaligus berbeda secara visual.
“Tipologi bangunannya memang berbeda. Biasanya untuk fasad bangunan besar yang ingin tampil lebih ikonik,” pungkasnya.
Menurutnya, pertimbangan fungsi, anggaran, dan tipologi bangunan tetap menjadi faktor utama dalam menentukan material yang digunakan. Resza menyebut tidak ada satu material yang selalu dominan untuk semua jenis bangunan.
Baca juga: Hadiah 30 Juta! Ikuti Lomba Sketsa Bangunan Ikonik di Dekkson Sketching Festival Celebration
| Selaras Lawang Sewu, AMK Hadirkan Pintu Aluminium Ber-TKDN Tinggi lewat “Aku Mencintai Kamu” |
|
|---|
| WEST Dekkson Bahas Apa Saja yang Dibutuhkan Hunian Modern Berbasis Teknologi |
|
|---|
| Hadiah 30 Juta! Ikuti Lomba Sketsa Bangunan Ikonik di Dekkson Sketching Festival Celebration |
|
|---|
| Dekkson Resmikan Showroom Untuk Memberikan Pengetahuan Kepada Penyedia Jasa Konstruksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PROGRAM-WEST-DEKKSON-di-semarang-pameran.jpg)