Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Daihatsu Sudah Catat Peningkatan Penjualan di 2026

Secara kumulatif Januari–Februari 2026, Daihatsu membukukan penjualan 25.965 unit, meningkat dari periode sama tahun lalu mencapai 21.942 unit.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Vito
TRIBUN JATENG/Istimewa/Dok Daihatsu
BERBINCANG - Marketing & CR Div Head AI-DSO Tri Mulyono berbincang dengan Deputy After Sales Service and Logistic Div Head AI-DSO, Yanuar Krisna, di Bengkel Astra Daihatsu Sunter, Jakarta Utara, Kamis (12/3). Di tengah tekanan penjualan mobil nasional, Daihatsu mengoptimalkan strategi pemasaran dengan memperkuat layanan purna jual. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Di tengah tekanan pasar otomotif nasional, Daihatsu sudah mencatatkan peningkatan penjualan pada dua bulan pertama tahun ini.

Tekanan pasar membuat Daihatsu mencatatkan penjualan pada 2025 sebanyak 130.677 unit, turun 19,8 persen dari tahun sebelumnya mencapai 163.032 unit.

Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Tri Mulyono mengatakan, penjualan pada 2026 mulai menunjukkan tren membaik. 

"Secara kumulatif Januari–Februari 2026, Daihatsu membukukan penjualan 25.965 unit, meningkat dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang mencapai 21.942 unit," katanya, Kamis (12/3).

Meski demikian, Tri menilai, industri otomotif juga dihadapkan pada risiko eksternal seperti fluktuasi nilai tukar akibat dinamika geopolitik global, selain faktor domestik. 

Pasalnya, ia menyebut, sebagian komponen kendaraan yang digunakan dalam proses produksi di Indonesia masih bergantung pada impor.

“Jika harga komponen meningkat akibat pelemahan nilai tukar, produsen berpotensi menaikkan harga kendaraan. Kenaikan harga di tengah melemahnya daya beli masyarakat tentu menjadi tantangan bagi industri otomotif nasional,” jelasnya.
Tri menuturkan, tekanan pasar paling terasa pada segmen kendaraan yang menyasar konsumen kelas menengah yang mengandalkan skema pembiayaan kredit.

Menghadapi hal itu, Daihatsu juga menggandeng lembaga pembiayaan untuk menghadirkan skema kredit menarik melalui program easy ownership.

“Lembaga pembiayaan saat ini lebih selektif dalam menyalurkan kredit, sehingga memengaruhi penjualan kendaraan baru,” ucapnya.

Daihatsu pun mengoptimalkan strategi pemasaran dengan memperkuat layanan purna jual. Hal itu seperti dilakukan dengan menghadirkan program promosi Daifit 2026 selama masa Ramadan dan Idulfitri.

Program itu menawarkan berbagai promo, termasuk kesempatan memenangkan undian umrah bagi pembeli mobil baru maupun program tukar tambah. Daihatsu juga memberikan berbagai promo seperti diskon servis rutin, potongan biaya jasa, oli, serta suku cadang untuk servis berkala.

Deputy After Sales Service & Logistic Division Head PT AI-DSO Yanuar Krisna mengatakan pihaknya memperkuat layanan purna jual untuk mengantisipasi lonjakan servis kendaraan menjelang dan setelah Lebaran.

“Lonjakan kendaraan yang melakukan servis menjelang dan setelah Lebaran menjadi tantangan utama bagi layanan purna jual otomotif setiap tahun,” katanya, dalam siaran tertulis, Kamis (12/3).

Menurut dia, pada periode mudik Lebaran 2025, Daihatsu mencatat sekitar 4.900 kendaraan melakukan servis. Tahun ini, jumlahnya diperkirakan meningkat sekitar 12 persen.

Untuk mendukung layanan tersebut, Yanuar menuturkan, Daihatsu menyiapkan 89 bengkel siaga yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Bengkel itu beroperasi selama periode mudik dan arus balik Lebaran, dengan jam layanan pukul 09.00-15.00, serta enam posko siaga di jalur mudik.

“Kami memastikan kesiapan fasilitas bengkel, teknisi, serta ketersediaan suku cadang, sehingga pelanggan tetap aman dan nyaman selama perjalanan mudik dan arus balik Lebaran,” jelasnya. (Rezanda Akbar D)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved