Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Harga Sejumlah Bahan Pokok di Semarang Bertahan Tinggi Usai Lebaran

Harga sejumlah bahan pokok di Kota Semarang masih bertahan tinggi meskipun beberapa komoditas mulai menunjukkan tren penurunan

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
BERTAHAN TINGGI - Suasana Pasar Johar Semarang, Kamis (26/3/2026). Harga sejumlah bahan pokok di Kota Semarang masih bertahan tinggi meskipun beberapa komoditas mulai menunjukkan tren penurunan pasca periode libur Lebaran 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Harga sejumlah bahan pokok di Kota Semarang masih bertahan tinggi meskipun beberapa komoditas mulai menunjukkan tren penurunan pasca periode libur Lebaran 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Kota Semarang, Endang Sarwiningsih mengatakan, secara umum ketersediaan bahan pangan di pasar masih aman dan mencukupi, namun fluktuasi harga tetap terjadi akibat faktor distribusi dan cuaca.

"Ketersediaannya ini rata-rata itu cukup, jadi tidak ada hambatan ketersediaan barang di Kota Semarang," kata Endang dihubungi Tribun Jateng, Kamis (26/3/2026).

"Memang masih ada komoditas yang harganya bertahan tinggi karena periode lebaran ini orang ingin libur, jadi artinya (berpengaruh) dari sisi distribusi," lanjut Endang.

Untuk komoditas beras, Endang menyebutkan, harga relatif stabil. Beras premium berada di kisaran Rp14.900 per kilogram, sementara beras medium sekitar Rp13.500 per kilogram, sesuai dengan harga acuan pemerintah.

Sementara itu, bawang merah sempat mengalami kenaikan, meski kini mulai turun. Harga rata-rata saat ini berada di kisaran Rp43.900 per kilogram, masih di atas harga acuan Rp41.500.

Bawang putih justru mengalami penurunan dengan harga rata-rata sekitar Rp36.600 per kilogram.

Pada komoditas cabai, cabai merah keriting sudah turun menjadi sekitar Rp40.500 per kilogram, berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) Rp55.000.

Namun, cabai rawit merah masih bertahan tinggi di angka Rp76.500 per kilogram, melampaui HET Rp57.000.

Untuk protein hewani, harga daging sapi turun menjadi sekitar Rp130.000 per kilogram dari sebelumnya sempat menyentuh Rp150.000.

Daging ayam juga mulai turun ke Rp41.400 per kilogram, meskipun masih sedikit di atas HET Rp40.000. Harga telur bertahan tinggi di kisaran Rp30.000 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir berada di angka Rp17.500 per kilogram, sedikit di atas HET Rp17.000. Harga minyak goreng merek Minyakita tercatat stabil di Rp15.700 per liter.

Menurut Endang, tingginya harga beberapa komoditas dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain aktivitas libur Lebaran yang berdampak pada distribusi, juga dipengaruhi faktor cuaca.

"Ini cuacanya kan juga masih hujan, jadi kalau metik terlalu banyak, ini juga takutnya cepat busuk sehingga tidak dipetik semua," terangnya.

Ia menambahkan, hambatan transportasi seperti rekayasa lalu lintas one way selama arus mudik dan balik turut memperlambat distribusi bahan pangan ke pasar.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved