Tribun Jateng Hari Ini
Mendag Ajak Mahasiswa Manfaatkan E-commerce untuk Ekspor
Saat ini marketplace sudah memfasilitasi akses penjualan ke negara lain, terutama sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara..
TRIBUNJATENG.COM, BOGOR - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong mahasiswa mengembangkan usaha dengan memanfaatkan e-commerce untuk membidik pasar ekspor.
Hal itu disampaikan Mendag saat menjadi pembicara dalam Campuspreneur: Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor, di Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/6).
Menurut dia, saat ini marketplace sudah memfasilitasi akses penjualan ke negara lain, terutama sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara.
“Shopee sekarang sudah memfasilitasi ekspor, ya. Bisa ke Filipina, ke Manila, ke Malaysia, Singapura juga. Jadi melalui platform e-commerce-nya,” katanya.
Budi menuturkan, beberapa waktu lalu pasar sedang dihadapkan pada resesi global. Sementara, saat ini tengah dihadapkan pada perang di Timur Tengah.
Namun, ia berujar, kondisi itu justru membuka peluang bagi Indonesia untuk mengekspor komoditas tertentu.
“Ekspor kita Januari-April ini meningkat 5,46 persen. Surplus kita sekarang 5,6 miliar dolar AS. Dan ini 72 bulan berturut-turut kita surplus terus. Jadi kami optimistis,” bebernya.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyatakan, Kemendag memiliki program UMKM Bisa Ekspor.
Melalui program itu, pemerintah memberikan pendampingan agar produk UMKM bisa memenuhi standar ekspor hingga mendapatkan pembeli dari luar negeri.
“Tahun lalu itu transaksinya itu sudah 134,8 juta dolar AS, Rp 2 triliun lebih. Itu UMKM yang 70 persen belum pernah ekspor. Tahun ini Januari-April sudah 193,88 juta dolar AS,” jelasnya. (Kompas.com/Syakirun Ni'am)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mendag-budi-santoso.jpg)