Berita Blora
Tradisi Grebeg Gunungan HUT ke-276 Blora Digelar di Empat Titik, Libatkan Seluruh Eks Kawedanan
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-276 Kabupaten Blora tahun 2025 ini berbeda dengan tahun sebelumnya
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-276 Kabupaten Blora tahun 2025 ini berbeda dengan tahun sebelumnya.
Salah satu perbedaannya, terletak pada gelaran Tradisi Grebeg Gunungan. Jika tahun-tahun sebelumnya Grebeg Gunungan hanya digelar di pusat kota, tepatnya di sepanjang Jalan Pemuda Blora.
Namun, untuk HUT ke-276 tahun ini, Grebeg Gunungan digelar di empat titik.
Titik pertama di Sepanjang Jalan Pemuda Blora, pada Kamis (11/12) pukul 08.30 WIB. Di titik ini, diikuti oleh lima kecamatan yang masuk Eks Kawedanan Blora (Blora-Jepon-Tunjungan-Banjarejo-Bogorejo).
Baca juga: Jelang Hari Jadi Blora ke-276, Pemkab Gelar Haul Akbar dan Khataman Al-Qur’an
Lalu, titik kedua berlokasi di Goa Terawang Todanan, pada Kamis (11/12) pukul 13.00 WIB. Di titik ini diikuti oleh empat kecamatan yang masuk Eks Kawedanan Ngawen (Ngawen-Japah-Kunduran-Todanan).
Kemudian titik ketiga berlokasi di Sepanjang Jalan Pemuda Cepu, pada Minggu (14/12) pukul 06.00 WIB. Di titik ini diikuti oleh empat kecamatan yang masuk Eks Kawedanan Cepu (Jiken-Sambong-Cepu-Kedungtuban).
Selanjutnya titik keempat berlokasi di Eksa Kawedanan Randublatung, pada Kamis (18/11) pukul 08.00 WIB. Di titik ini diikuti oleh tiga kecamatan yang masuk Eks Kawedanan Randublatung (Randublatung -Jati- Kradenan).
Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Blora, Widyarini Setyaningrum, mengatakan tradisi Grebeg Gunungan tahun 2025 ini berbeda dengan tahun sebelumnya.
"Kalau tahun sebelumnya kan hanya dipusatkan di satu lokasi di kota, sedangkan tahun ini ada empat lokasi di bagi di setiap eks kawedanan."
"Ini untuk mendekatkan kegiatan ini agar bisa diikuti oleh masyarakat yang ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Blora," terangnya, Rabu (10/12/2025).
Lebih lanjut, Widyarini menyampaikan di setiap titik lokasi Grebeg Gunungan ada Gunungan Lanang dan Gunungan Wadon.
"Gunungan Lanang itu berisi beragam hasil bumi, seperti sayur, polowijo, dan buah. Itu sebagai bentuk syukur sudah diberikan keberlimpahan hasil bumi."
"Kemudian ada Gunungan Wadon, ini berisi beragam jajanan yang sudah matang, sudah siap makan," terangnya.
Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan tradisi Grebeg Gunungan sebagai wujud rasa syukur.
"Ya, ini sebagai wujud rasa syukur kita. Dari masing-masing desa mempersembahkan gunungan untuk masyarakat. Kemudian berdoa bersama untuk mensyukuri nikmat yang sudah diberikan oleh Allah," terangnya.
Bupati Arief berharap masyarakat Blora ke depan bisa semakin guyub rukun, dan bersama-sama ikut membangun Blora yang lebih maju. (Iqs)
| Sahkan 2 SK Sekaligus, Menteri ATR BPN Restui Proyek Raksasa Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora |
|
|---|
| Buka Gelar Karya di GOR Mustika Blora , Bupati Arief Rohman : Belajar Bisa Dilakukan di Mana Saja |
|
|---|
| Pemkab Blora Dorong Sekolah Gelar Studi Tour ke Wisata Lokal, Kenalkan Potensi Daerah ke Pelajar |
|
|---|
| Salah Sasaran! Pemuda Dikeroyok Brutal Kelompok Pesilat di Blora, 2 Pelaku Masih Buron |
|
|---|
| Detik-detik Kecelakaan Mobil Terios Tabrak Pikap di Jalan Blora-Randublatung, 2 Orang Patah Tulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251210_blora.jpg)