Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Brebes

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 3.700 Mangrove Ditanam Cegah Abrasi Pesisir Brebes

3.700 bibit mangrove ditanam di pesisir Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, pada Jumat (5/6/2026) untuk lindungi pesisir dari abrasi.

Tayang:
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKAB BREBES
TANAM MANGROVE - Kepala DLH Kabupaten Brebes, Mochamad Sodiq menanam mangrove di pesisir Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Jumat (5/6/2026). Penanaman mangrove menjadi upaya membangun benteng hijau untuk melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi yang selama ini menggerus lahan tambak dan permukiman masyarakat. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - 3.700 bibit mangrove ditanam di pesisir Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes pada Jumat (5/6/2026).

Penanaman mangrove tersebut menjadi upaya nyata membangun benteng hijau untuk melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi yang selama ini menggerus lahan tambak dan permukiman masyarakat,

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu melibatkan OPD terkait di Lingkungan Pemkab Brebes, Komandan POS TNI AL Kluwut Kabupaten Brebes, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V, Cabang Dinas Kelautan Wilayah Barat Provinsi Jawa Tengah, pemerintah desa, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca juga: Sampah Sisa MBG di Losari Brebes Bakal Diurai Gunakan Maggot

Wayang Golek Jadi Sarana Edukasi Komdigi, Wabup Brebes Tekankan soal Gizi dan Keamanan Digital Anak

Kepala DLH Kabupaten Brebes, Mochamad Sodiq mengatakan, tingkat abrasi di Randusanga Kulon saat ini sudah cukup tinggi sehingga diperlukan langkah konkret untuk mengurangi dampaknya. 

Salah satunya melalui penanaman mangrove yang berfungsi sebagai pelindung alami kawasan pesisir.

"Tingkat abrasi sudah tinggi, maka kami mencoba menanam 3.700 mangrove."

"Harapannya bisa hidup dan tumbuh semuanya sehingga wilayah Desa Randusanga Kulon abrasinya bisa dicegah," ujarnya.

Menurut Sodiq, penanaman mangrove merupakan bagian dari komitmen menjaga lingkungan dan keberlanjutan kawasan pesisir.

Dia mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan penghijauan dengan menanam pohon di lingkungan masing-masing.

"Terkait Hari Lingkungan Hidup Sedunia, mari peduli terhadap lingkungan. Paling tidak satu orang menanam satu pohon, baik di pekarangan rumah maupun di kawasan pesisir dan hutan mangrove," ajaknya.

Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiono mengapresiasi dukungan berbagai pihak. Mulai dari Pemkab Brebes, organisasi perangkat daerah, hingga Cabang Dinas Kehutanan dan Kelautan Wilayah Barat Provinsi Jawa Tengah yang terus memberikan perhatian terhadap persoalan abrasi di wilayahnya.

Dia menjelaskan, abrasi telah berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat dan pada periode tertentu air laut kerap menggenangi permukiman warga.

"Dengan adanya penanaman pohon mangrove ini. Salah satu langkah pencegahan abrasi yang meluas di Desa Randusanga Kulon."

"Pohon mangrove sangat bagus untuk menahan laju ombak dari laut," katanya.

Afan menuturkan, saat terjadi fenomena pasang air laut atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai peteruhan, empat wilayah RW kerap tergenang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved