Cerita Rakyat Aceh: Alue Naga
cerita Aluenaga, cerita rakyat asal Aceh.Pada jaman dahulu kala hiduplah seorang sultan bernama Meurah. Dia kerap berkunjung ke pedesaan untuk mend
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Mendengar permintaan naga, Sultan Meurah pun datang dan mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Aku diperintah Sultan Alam untuk mengantar pedang ke para sahabatnya, yakni Tuan Tapa dan Raja Linge.
Sebagai gantinya, Tuan Tapa memberikan 6 ekor kerbau.
Sedangkan Raja Linge, ia ingin menemui Sultan Alam.
Raja Linge pun pergi bersamaku dan 2 anak buahnya.
Di perjalanan, hamba tergiur memakan 2 ekor kerbau.
Hamba memfitnah satu anak buahnya. Kemudian Raja Linge membunuhnya.
Lagi, hamba makan dua ekor kerbau. Lalu Raja Linge membunuh anak buahnya yang terakhir.
Lalu hamba makan dua ekor lagi hingga tersadarlah Raja Linge bahwa aku yang memakannya.
Raja Linge menusukkan pedangnya kepadaku hingga aku lumpuh," tutur Naga tersebut.
Mendengar itu, oleh Sultan Meurah dan Renggali akhirnya mencabut pedang yang selama ini membuat naga lumpuh.
Setelah pedang itu terlepas maka sang naga diminta secara langsung oleh sultan untuk kembali ke tempat asalnya yaitu di laut.
Sambil menangis naga itu pun menggeser tubuhnya, dan secara perlahan menuju ke laut. Sehingga terbentuklah sebuah sungai kecil karena pergerakan naga tersebut. Yang pada akhirnya di daerah tersebut dinamakan sebagai Alue Naga.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/cerita-rakyat-alue-naga-asal-aceh-dongeng-pengantar-tidur-anak.jpg)