Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Pemkab Tegal Berkomitmen Menata Masa Depan Pembangunan Melalui Data

Pemkab Tegal berkomitmen menjadikan data sebagai dasar tata kelola pemerintahan dan penentu arah pembangunan daerah. 

Tayang:
TRIBUN JATENG
FOTO BERSAMA: Dokumentasi foto yang dikirim Humas Pemkab Tegal pada Jumat (19/12/2025), menunjukkan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman (tengah) melakukan foto bersama dengan sejumlah kepala OPD dan pejabat terkait yang menghadiri acara Bangun Budaya Melek Data bertema "Sinergi Literasi Statistik, Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), dan Sensus Ekonomi 2026" yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal di Pendopo Amangkurat. Pada kesempatan itu, Pemkab Tegal berkomitmen menjadikan data sebagai dasar tata kelola pemerintahan dan penentu arah pembangunan daerah. (DOKUMENTASI HUMAS PEMKAB TEGAL) 

Melalui program Desa Cantik yang telah dilaksanakan di Kecamatan Balapulang, BPS Kabupaten Tegal terus mendorong penguatan budaya melek data hingga ke tingkat desa.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aparatur desa dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan data sebagai dasar perencanaan pembangunan desa sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Tegal Dessy Arifianto memaparkan materi Pemanfaatan Data untuk Kebijakan Ekonomi Kabupaten Tegal

Dessy Arifianto menyampaikan data yang terintegrasi dan berkualitas menjadi elemen penting dalam merumuskan kebijakan ekonomi daerah, khususnya dalam mendorong investasi, pengembangan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja.

Ketua Apindo Kabupaten Tegal Kiswanto, juga menekankan pentingnya kesadaran data bagi dunia usaha melalui materi Sadar Data Pelaku Ekonomi. 

Menurutnya, pelaku ekonomi perlu memahami dan memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis agar mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.

Kegiatan tersebut sekaligus merupakan rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Sinergi antara pemerintah daerah, BPS, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghasilkan data yang valid, terpercaya, dan dapat dijadikan rujukan utama dalam pembangunan ekonomi daerah,” imbuh Kiswanto. (dta) 

Baca juga: Bupati Ischak Salurkan Bantuan Beras Premium kepada 1.500 Nelayan di Kabupaten Tegal

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved