Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kebumen Berdaya

32 Warga Kebumen Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Sebanyak 32 pasien bibir sumbing dan langit-langit mendapatkan operasi gratis dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di Aula RSUD

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
IST
BAKTI SOSIAL - Ketua Yayasan Permatasari, Endang Sri Sarastri menyerahkan bingkisan kepada peserta operasi gratis di Aula RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen, Sabtu (6/9/2025). Dok Pemkab Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Sebanyak 32 pasien bibir sumbing dan langit-langit mendapatkan operasi gratis dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di Aula RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen, Sabtu (6/9/2025).

Kegiatan bakti sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kebumen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, serta Yayasan Permatasari dari Semarang.

Direktur RSDS Kebumen, Arif Komedi menyampaikan, pihaknya dalam kegiatan bakti sosial ini hanya sebagai penyedia fasilitas.

"Jadi kami sebagai penyedia tempat untuk melakukan operasi dan untuk merawat pasien pasca operasi.

Jumlahnya 32 orang," katanya.

Sedangkan tim pelaksana mereka dari Yayasan Permatasari yang telah melakukan operasi pada Jumat kemarin. 32 orang yang mendapatkan operasi gratis itu sebagian besar adalah anak-anak yang berasal dari berbagai kecamatan di Kebumen, seperti Adimulyo, Alian, Bonorowo, Buluspesantren, Karanggayam, Karangsambung, Kebumen, Kuwarasan, Mirip, Petanahan, Poncowarno, dan Puring. Selain itu, kegiatan ini juga menjangkau pasien dari luar daerah, yakni Purworejo, Cilacap, dan Wonosobo.

Kepala Dinkes PPKB Kebumen, Iwan Danardono, berharap kegiatan ini dapat memperbaiki kualitas hidup para pasien.

"Tujuan utama kita adalah memperbaiki kondisi fisik pasien, meningkatkan kepercayaan diri, dan secara keseluruhan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Kebumen," ujarnya.

Salah satu kisah mengharukan datang dari Lestari, seorang guru konseling dan pimpinan Panti Putra Mandiri Pejagoan.

Dia membawa salah satu anak asuhnya dari Cilacap yang sering menjadi korban perundungan dan enggan bersekolah karena kondisi bibir sumbingnya.

"Jujur, saya terharu. Anak ini dibully terus sampai tidak mau sekolah.

Setelah saya bawa ke panti, alhamdulillah, dia mau sekolah Sekarang, ia juga mau dioperasi," ungkap Lestari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani menyampaikan apresiasinya atas kerjasama yang terjalin antara Yayasan Permata Sari, Dinas Kesehatan PPKB, RSUD dr. Soedirman dan puskesmas yang telah menggelar kegiatan ini.

Menurutnya bakti sosial ini sebuah kepedulian nyata.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kasih sayang dan solidaritas. Kita percaya bahwa kesehatan tidak hanya tentang terbebas dari penyakit, tetapi juga tentang bagaimana seseorang bisa tumbuh dengan bahagia, bisa tersenyum dengan penuh keyakinan, serta dapat menjalani hidup dengan lebih baik," tuturnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved