Berita Brebes
Sehari Setelah Ambruk, Gerbang di KPT Brebes Masih Terkunci
Sehari paska ambruknya atap lobi gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, pada Minggu (21/02025)
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Sehari paska ambruknya atap lobi gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, pada Minggu (21/02025) siang, gerbang akses masuk di kantor pemerintahan tersebut masih terlihat tertutup pada Senin (22/09/2025) pagi.
Pantauan Tribunjateng.com, meski gerbang akses masuk tertutup, namun sejumlah ASN terlihat bekerja seperti biasanya. Mereka masuk melalui pintu samping terbatas.
Sementara bagian gedung yang ambruk, masih terpasang police line. Belum terlihat adanya tanda-tanda reruhtuhan gedung yang ambruk untuk dibersihkan.
Hingga pukul 09.00 WIB, baik Bupati, Wakil Bupati dan Sekertaris Daerah Brebes belum terlihat ngantor di gedung tersebut.
Sebelumnya diberitakan, usai ambruknya Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, pada Minggu (21/09/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, Polisi memasang police line di lokasi ambruknya kantor tersebut.
Hal itu untuk menghindari adaya warga yang mendekat agar tidak terjadi korban lagi.
Pantauan langsung Tribunjateng.com di KPT Brebes pada Minggu petang usai terjadinya peristiwa tersebut, gerbang masuk terlihat tertutup rapat untuk menghalau warga yang ingin mendokumentasikan atap gedung pemerintahan yang ambruk tersebut.
Kapolres Brebes AKBP Likik Ardiansyah mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim identivikasi untuk mendalami penyebab ambruknya bangunan KPT tersebut.
"Tadi kami sudah ke lokasi kejadian atap lobi KPT Brebes."
"Tentunya tindakan pertama kita yang dilakukan itu memasang police line untuk menjaga jarak aman supaya tidak terjadi susulan lagi, jadi masyarakat bisa terjamin dan tidak ada korban tambahan," ujarnya Minggu sore.
Kemudian, lanjut Kapolres, pihanya telah memasang garis polisi di lokasi ambruknya bangunan KPT.
"Yang kedua terkait investigasi kita akan lakukan penyelidikan, kita sudah turunkan tim identivikasi untuk menelusuri penyebab robohnya bangunan tersebut. Jadi tunggu saja kami masih membutuhkan waktu," terangnya.
Kapolres, bahkan juga telah mengunjungi pasien yang saat ini masih mendapatkan perawatan di IGD RSUD Brebee.
"Tadi kita juga sudah mengunjungi pasien, yang satu luka berat ada fraktur dan satunya luka ringan," ungkapnya.
Sementara Kepala DPU Brebes Sutaryono mengungkap jika sebelum terjadinya ambruknya lobi KPT, pemerintah tengah melakukan perawatan gedung.
| Momen Unik, Kadinkesda Brebes Dikira Pasien Oleh Nakes Puskesmas Bulakamba saat Sidak Pelayanan |
|
|---|
| Nasib KH, Kepala SMK Jalankan Bisnis Gas Oplosan di Gudang Sekolah Brebes, Terancam Penjara 6 Tahun |
|
|---|
| Oknum Kepala SMK Swasta di Brebes Nekat Oplos Gas Melon ke Non Subsidi di Gudang Sekolah |
|
|---|
| Dinkesda Brebes Gelar Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Program Imunisasi |
|
|---|
| Terungkap Cara Pelaku Masukkan Tubuh Korban Mutilasi Supaya Masuk Koper saat Rekonstruksi di Brebes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250922_KPT-Brebes.jpg)