Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Bupati Syamsul Lantik 17 Pejabat Eselon II Pemkab Cilacap, Ini Daftar Rincinya

Bupati Syamsul Auliya Rachman melantik 17 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di Lingkungan Pemkab Cilacap, Jumat (26/9/2025).

Tayang:
TRIBUN JATENG/RAYKA DIAH SETIANINGRUM
PELANTIKAN - Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman melantik 17 pejabat eselon II di Pendopo Wijayakusuma Cilacap, Jumat (26/8/2025). Kini tersisa sembilan jabatan yang masih kosong dan ditarget Oktober 2025 sudah terisi seluruhnya. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman melantik 17 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di Lingkungan Pemkab Cilacap, Jumat (26/9/2025).

Pejabat yang dilantik seperti Ahmad Nurlaeli sebagai Kepala DLH, Bambang Tujiatno sebagai Kepala DPSDA, dan Arida Puji Hastuti sebagai Kepala DPMPTSP.

Selain itu, Ferry Adi Dharma dipercaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, Bayu Prahara sebagai Kepala BKPSDM, serta Bintang Dwi Cahyono sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.

Baca juga: Hotel Wijayakusuma Cilacap Bakal Disulap Jadi Rumah Sakit Rehabilitasi Narkoba

Budi Santosa menempati posisi Asisten Administrasi Umum Setda, sementara Hamzah Syafrudin dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap.

Jarot Prasojo menjabat Kepala Badan Kesbangpol, Luhur Satrio Muchsin sebagai Kepala Bapenda, serta Mochamad Ichlas Riyanto sebagai Kepala Dinas Sosial PPPA.

Paiman dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, disusul Sigit Widyanto yang kini menjabat Kepala Dinas Pertanian.

Sri Murniyati menempati jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.

Sumbowo dipercaya menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda, sedangkan Taryo resmi dilantik sebagai Kepala Pelaksana BPBD.

Satu pejabat lainnya, Basuki Priyo Nugroho, kini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Cilacap.

Syamsul mengatakan, pelantikan pejabat eselon II ini merupakan bagian dari penataan birokrasi dan strategi perencanaan kepegawaian.

"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari penataan birokrasi agar kinerja pemerintahan semakin optimal," kata Syamsul.

Baca juga: Siap-siap Suntik Vaksin Rabies Gratis di Cilacap, Ini Jadwal dan Lokasinya

Dia menegaskan, para pejabat baru harus cepat menyesuaikan diri dengan prioritas pembangunan, bekerja keras, dan berinovasi menghadapi tantangan keuangan daerah.

"Kami menghadapi berkurangnya dana transfer sebesar Rp393 miliar, sehingga kepala perangkat daerah harus mampu mencari solusi dengan meningkatkan PAD," tegasnya.

Syamsul juga mendorong pejabat yang baru dilantik untuk membuka ruang kerja sama dengan investor.

"Harus berani menggandeng investor agar aset daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved