Polda Jateng
Optimalkan ETLE, Kakorlantas Irjen Pol Agus Targetkan Tilang di Jalan Raya Cukup 5 Persen
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menargetkan penindakan pelanggaran lalu lintas sepenuhnya menggunakan tilang elektronik (ETLE).
Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menargetkan penindakan pelanggaran lalu lintas sepenuhnya menggunakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Penindakan tilang manual oleh petugas di lapangan hanya sekitar lima persen.
"Penegakan hukum lalu lintas akan mengedepankan teknologi dengan komposisi 95 persen penindakan dilakukan melalui ETLE. Tilang manual hanya 5 persen," kata Kakorlantas saat kunjungan evaluasi tilang ETLE di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Selasa (21/10/2025).
Baca juga: Sopir Ambulans Trauma Sering Ditilang ETLE Terobos Lampu Merah, Ini Kata Ditlantas
Mantan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng itu mengungkap, penerapan ETLE sebagai langkah kepolisian untuk mewujudkan sistem penegakan hukum yang objektif.
Penerapan tilang juga untuk mengurangi potensi interaksi langsung di lapangan.
Ini selaras dengan kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik dan penegakan hukum di bidang lalu lintas.
“Ya namanya transformasi bukan sekadar perubahan sistem tetapi juga perubahan kultur atau budaya kerja. Kami ingin membangun lalu lintas yang modern, transparan, dan akuntabel," terangnya.
Korlantas Polri menekankan pula pentingnya kepatuhan berlalu lintas masyarakat.
Sebab, angka kecelakaan di Indonesia yang masih tinggi yakni mencapai sekitar 150 ribu kasus per tahun dan lebih dari 26 ribu korban meninggal dunia.
Karena itu, Kakorlantas terus mengupayakan kepatuhan masyarakat dalam tertib berlalu lintas salah satunya dilakukan dengan program Polantas Menyapa.
“Kami tidak bangga menindak (pelanggaran) masyarakat. Kami ingin masyarakat tertib karena sadar, bukan karena takut ditilang,” ungkap Kakorlantas.
Kakorlantas dalam kunjungan ke Polda Jateng juga untuk mengevaluasi pelaksanaan ETLE di 35 Polres di Jawa Tengah.
Proses evaluasi menyasar proses berjalannya ETLE.
“Kami cek mulai dari proses capture, validasi hingga pembayaran, semua harus berjalan mudah dan tanpa keluhan masyarakat,” ucapnya.
Baca juga: Kisah Sopir Ambulans Kena Tilang Elektronik Hingga Plat Diblokir: Damkar Juga Ada yang Kena ETLE
Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Pratama Adhyasastra mengatakan, personelnya berkomitmen meningkatkan kinerja serta pelayanan berbasis teknologi untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat supaya lebih disiplin dan menghargai keselamatan di jalan.
"Kami siap mendukung dan melaksanakan program serta kebijakan dari Korlantas Polri," paparnya. (Iwn)
| Pesona Borobudur Belum Reda: Polisi Masih Siaga Kawal Ribuan Wisatawan Meski Operasi Lilin Usai |
|
|---|
| Menjelang Detik Terakhir Ops Lilin Candi: Seragam Cokelat Berpamitan dari Pos-pos Wisata Jawa Tengah |
|
|---|
| Antisipasi Macet dan Bencana, Polda Jateng Siapkan 259 Posko serta Pasukan Siaga Bhayangkara |
|
|---|
| Hasil Autopsi Dosen Levi Sudah Keluar, Polda Jateng: Dokter Harus di-BAP |
|
|---|
| IPW Ingatkan Polda Jateng Tak Lindungi Anggota Soal Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251021_Kakorlantas-Polri-Irjen-Pol-Agus-Suryonugroho-tilang-ETLE_1.jpg)