Berita Cilacap
Dishub Dorong Penambahan Bus Sekolah di Cilacap
Keberadaan bus sekolah kini kembali menjadi sorotan di Kabupaten Cilacap seiring meningkatnya kebutuhan transportasi aman bagi pelajar.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Keberadaan bus sekolah kini kembali menjadi sorotan di Kabupaten Cilacap seiring meningkatnya kebutuhan transportasi aman bagi pelajar.
Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan seluruh armada yang beroperasi telah memenuhi standar keselamatan.
Kepastian itu disampaikan melalui pengawasan intensif dan uji kelayakan kendaraan yang dilakukan secara rutin untuk menjaga keselamatan pelajar sebagai pengguna layanan transportasi sekolah.
Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dishub Cilacap, Ari Subroto melalui Kasi Angkutan Tri Haryanto menegaskan, pihaknya tetap melakukan fungsi pembinaan meskipun biaya operasional bus sekolah menjadi tanggung jawab pihak sekolah.
"Pengawasan tetap kami lakukan agar kendaraan yang digunakan siswa aman dan memenuhi syarat teknis maupun administratif sesuai aturan yang berlaku," ujar Tri Haryanto, Rabu (22/10/2025).
Ia menjelaskan hasil uji kendaraan menunjukkan armada bus sekolah yang saat ini beroperasi dinyatakan layak jalan dan memenuhi standar keselamatan.
"Kalau dilihat dari hasil uji, armada bus sekolah yang aktif saat ini aman digunakan untuk menunjang kegiatan belajar pelajar," imbuhnya.
Tri menyebut sejumlah sekolah di Cilacap mulai berinisiatif menyediakan bus sekolah secara mandiri demi mendukung akses transportasi siswa.
"Sebenarnya ada beberapa bus sekolah, seperti yang pondok pesantren, cuman tidak melalui Dishub, jadi kami ndak bisa mendata," kata dia.
Dikatakan Tri, hanya satu unit bus sekolah yang tercatat resmi melalui Dishub yakni bus bantuan Kementerian Perhubungan tahun 2019 untuk SMP Negeri 1 Gandrungmangu.
"Bus bantuan Kemenhub itu hingga kini masih aktif beroperasi dan tetap kami awasi secara berkala agar kondisinya tetap laik jalan," tutur Tri.
Ia menambahkan bus sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan ketepatan waktu belajar siswa sekaligus meringankan beban transportasi orang tua.
"Bus sekolah bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bentuk dukungan pemerintah terhadap kelancaran pendidikan pelajar di daerah," tegasnya.
Dishub Cilacap mendorong agar layanan bus sekolah diperluas ke wilayah terpencil yang belum terjangkau angkutan umum.
Tri memastikan Dishub siap memberikan pendampingan teknis bagi sekolah yang ingin mengoperasikan bus secara mandiri.
"Kami membuka ruang konsultasi dan pemeriksaan berkala, serta mengimbau agar seluruh bus sekolah tetap mengikuti uji KIR di Dishub demi keselamatan siswa," katanya.
Dengan pengawasan dan dukungan tersebut, pihaknya berharap transportasi pelajar di Cilacap semakin tertata, aman, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan. (ray)
| Harap Bersabar! Pembersihan Longsor Cibeunying Cilacap Diperkirakan Butuh Waktu 2 Minggu |
|
|---|
| Tanpa Bantuan Pemerintah, Warga Patungan Bangun Jalan Desa di Cilacap |
|
|---|
| Pesta Miras Berujung Maut di Cilacap, Pria Asal Demak Tewas Dikeroyok |
|
|---|
| Korban Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap Ngaku Diabaikan, Cahyanto Rugi Besar dan Siap Gugat |
|
|---|
| 4 Desa di Cilacap Berstatus KLB Campak, Dinkes: 31 Positif, 123 Suspek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251022_bus-sekolah.jpg)