Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Program Speling Diapresiasi, Pemprov Jateng Terima Bantuan Alat Portable Pemeriksaan TBC

Program dokter spesialis keliling (Speling) pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuai apresiasi dari pemerintah pusat.

Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
DAPAT APRESIASI: Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin saat memberikan sambutan pada Peletakan Batu Pertama Gedung Darussalam Rumah Sakit Islam Banjarnegara, Sabtu, 25 Oktober 2025. Taj Yasin mengungkapkan bahwa program dokter spesialis keliling (Speling) pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuai apresiasi dari pemerintah pusat. (Dok) 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA – Program dokter spesialis keliling (Speling) pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuai apresiasi dari pemerintah pusat. 

Atas keberhasilannya menjalankan program tersebut, Pemprov Jateng mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat berupa alat portable pemeriksaan Tuberkolosis (TBC).  Alat tersebut untuk menunjang operasional program Speling. 

“Pemerintah pusat mengapresiasi Jawa Tengah dengan memberikan bantuan alat portable pemeriksaan TBC," kata Taj Yasin saat memberikan sambutan pada Peletakan Batu Pertama Gedung Darussalam Rumah Sakit Islam Banjarnegara, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Dikatakan dia, alat tersebut dioperasikan dengan baterai, sehingga dapat menjangkau daerah-daerah terpencil. Dengan adanya alat tersebut, diharapkan mempercepat penannganan TBC kepada masyarakat. 

Baca juga: Kolaborasi Pemprov Jateng dan Jatim Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Menurut Taj Yasin, perosoalan TBC di Jateng butuh perhatian serius. Pemprov Jateng terus melakukan tracing (pelacakan) dan pengobatan penyakit ini agarsegara tuntas. 

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin mengapresiasi pendirian Gedung Darussalam yang akan meningkatkan fasilitas Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Dengan letaknya yang strategis, warga di sekitar Banjarnegara tidak perlu jauh-jauh sampai ke Purwokerto. 

Gedung yang berada di atas lahan seluas 6.400 meter persegi tersebut akan didirikan menjadi bangunan menjadi lima lantai. Terdiri atas  layanan ICU, PICU, NICU, perinatologi, IRNA standar KRIS, dan kamar operasi. 

"Semoga pembangunan gedung yang lebih modern, nyaman dan representatif dapat menunjang pelayanan yang optimal untuk masyarakat. Bangunan ini nantinya bukan hanya sebagai tempat pengobatan, tetapi juga akan menjadi pusat pendidikan dan penelitian medis," pungkas Gus Yasin.

Baca juga: Pemprov Jateng dan Polisi Atur Lalin di Titik Banjir, Kemacetan Jalur Demak-Semarang Mulai Terurai

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana, Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar, Pimpinan RSI Banjarnegara dan Yayasan RSI Banjarnegara serta Forkopimda setempat. (Laili S/***)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved