Tribunjateng Hari ini
Warga Gelar Aksi Solidaritas Teguh dan Botok di Polda Jateng, Ini Respons DPRD Pati
Warga menggelar aksi solidaritas Botok dan Teguh di Polda Jateng, DPRD Pati dukung rekonsiliasi pentolan AMPB tersebut.
DPRD dukung rekonsiliasi
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa seluruh anggota DPRD sepakat mendukung upaya rekonsiliasi terkait proses hukum yang menjerat Teguh Istiyanto dan Supriyono alias Botok. Hal itu disampaikan saat menerima sejumlah aktivis Pati di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Rabu (19/11).
Para aktivis datang untuk mendorong langkah perdamaian antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik tersebut. Ali menyambut baik inisiatif itu, namun menegaskan bahwa rekonsiliasi harus ditempuh berdasarkan kesepakatan bersama dan tidak bertentangan dengan hukum.
“Kami, 50 anggota DPRD, mendukung rekonsiliasi. Tetapi kami tidak bisa mengintervensi proses hukum, karena itu kewenangan aparat,” tegasnya.
Ketua DPRD itu menambahkan, persoalan di Kabupaten Pati tidak hanya terkait kasus Botok Cs, tetapi juga menyangkut isu lain seperti kesehatan, judi online, dan layanan publik. Karena itu, masukan dari masyarakat dan aktivis tetap penting untuk pembangunan daerah.
“Rekonsiliasi itu bukan berarti melarang kritik. Kritik yang membangun justru diperlukan," tegasnya. (Iwan Arifianto/Kompas.com)
| Kemenag Jawa Tengah Sebut Padang Ati Bukan Pondok Pesantren |
|
|---|
| Pengasuh Ponpes Padepokan Padang Ati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati |
|
|---|
| Ali dan Anak Istrinya Terbujur Kaku di Tenda Glamping Posong |
|
|---|
| Rencana Bagas untuk Wisuda pada Bulan Agustus pun Buyar |
|
|---|
| Pimpinan Padang Ati Ditangkap dalam Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251119_GELAR-AKSI-Puluhan-warga-Pati-melakukan-aksi-demonstrasi.jpg)