Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wonosobo

Puluhan Orang Dampingi Kades Pucungkerep Hadapi Sidang Pemerasan Wartawan Gadungan di Wonosobo

Sejumlah pengurus Paguyuban Kepala dan Perangkat Desa Kabupaten Wonosobo (PKKW) hadir di Pengadilan Negeri Wonosobo, Kamis (27/11/2025). 

Tayang:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Tribun Jateng/Imah Masitoh 
KASUS PEMERASAN - Sejumlah pengurus Persatuan Kepala Desa Kabupaten Wonosobo (PKKW) hadir di Pengadilan Negeri Wonosobo, Selasa (27/11/2025). Kedatangan mereka untuk mendukung Kepala Desa Pucungkerep, Kecamatan Kaliwiro yang dipanggil sebagai saksi dalam dugaan kasus pemerasan oleh oknum LSM yang mengatasnamakan wartawan. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Sejumlah pengurus Paguyuban Kepala dan Perangkat Desa Kabupaten Wonosobo (PKKW) hadir di Pengadilan Negeri Wonosobo, Kamis (27/11/2025). 

Mereka datang untuk mendukung Kepala Desa Pucungkerep, Kecamatan Kaliwiro yang dipanggil sebagai saksi dalam dugaan kasus pemerasan oleh oknum LSM yang mengatasnamakan wartawan.

Ketua PKKW, Ari Umaryadi, menjelaskan bahwa kedatangan pengurus adalah bentuk solidaritas. 

“Ini bukan intervensi, tetapi bentuk kebersamaan sesama teman kepala desa,” ujarnya. 

Baca juga: "Saya Cape ya Allah" Isi Surat Wasiat Pedagang Beras yang Ditemukan Tewas

Baca juga: Edukasi Sejarah ke Pelajar, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Guru Gelar Nobar Film Dokumenter

Ari mengatakan, tujuan utama adalah memberi semangat agar Kepala Desa, Pucungkerep, Sapto tidak merasa sendirian menghadapi proses hukum.

Sekitar lima puluh pengurus PKKW hadir memberikan dukungan, dalam agenda pemanggilan saksi dalam kasus tersebut.

Mereka datang dari tingkat kabupaten dan perwakilan koordinator kecamatan yang merupakan inisiatif murni dari PKKW.

“Ini bentuk kepedulian kami terhadap anggota,” kata Ari.

Ketua Bidang Hukum PKKW, Rohim, menambahkan, terkait kasus ini organisasi mendorong komunikasi yang baik dengan semua pihak, termasuk LSM dan media. 

Menurutnya, kritik atau masukan yang membangun desa akan tetap diterima namun dengan cara-cara yang sesuai.

“Kami mendukung sepenuhnya kepala desa dalam menjalankan tugasnya,” sebutnya.

Rohim menjelaskan, dukungan PKKW bukan hanya untuk menghadapi kasus ini saja. Ia menginginkan hal serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

"Siapa saja termasuk teman-teman media yang ingin memberi masukan bagaimana pembangunan di desa agar berjalan dengan lancar, silahkan, namun dengan dasar atau dengan masukan yang baik," lanjutnya.

Ia menegaskan, prinsip PKKW adalah kekompakan, solidaritas, dan kerja sama untuk menjaga kedamaian dan kemajuan desa di Wonosobo.

Sebelumnya, seorang wartawan gadungan berinisial JK ditangkap anggota Satreskrim Polres Wonosobo.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved