Breaking News
Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Gubernur Luthfi Akui Ada Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

Jelang perayaan Natal dan Tahun, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi cek harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Karangayu Kota Semarang, Senin (8/12/2025)

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: muslimah
TRIBUN JABAR/Humas Pemprov Jateng
INSPEKSI PASAR-Gubernur Jateng Ahmad Luthfi cek harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Karangayu Kora Semarang, Senin (8/12/2025). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Jelang perayaan Natal dan Tahun, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi cek harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Karangayu Kota Semarang, Senin (8/12/2025).

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan sejumlah komoditas masih merangkak naik dan berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP). Kenaikan paling tinggi terjadi pada harga cabai dan bawang merah.

Harga cabai rawit merah di pasaran Rp 73.333/kg, adapun HAP Rp 57.000. Cabai merah keriting Rp 58.000/kg (HAP Rp 55.000), Bawang merah Rp 48.000/kg (HAP Rp41.500).

Selain itu beras medium harganya Rp 13.667/kg (HET Rp 13.500), tepung terigu Rp 11.833/kg (di atas rata-rata provinsi Rp 11.663).

Baca juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Ajak Perantau Bangun Kampung Halaman

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi membenarkan terjadi kenaikan harga. Namun kenaikan harga masih dalam batas yang dapat diintervensi pemerintah.

“Pasar Karangayu ini memang salah satu tolak ukur kita. Memang ada lonjakan, terutama cabai dan bawang merah,” ujarnya.

Luthfi memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah stabilisasi. Pihaknya telah melakukan penetrasi harga agar tetap terjangkau.

“Bulog juga menyampaikan stok beras aman untuk delapan bulan ke depan, ini positif. Tinggal bagaimana kita menahan gejolak agar inflasi tidak naik,” tuturnya.

Sementara itu  pedagang bahan pokok, Susianti, menyatakan, kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Dirinya mencontohkan kenaikan harga terjadi Bawang merah dan bawang putih

“Bawang merah biasanya Rp 47 ribu, sempat Rp 65 ribu. Sekarang harganya jadi Rp 55 ribu. Bawang putih dari Rp 35 ribu naik ke Rp 50 ribu,” tuturnya.

Ia menduga, penyebab kenaikan adalah distribusi yang tidak merata karena stok yang juga tidak banyak.

“Kayaknya dari sananya sudah naik, distribusinya juga susah. Mungkin karena mau Natal dan Tahun Baru ya. Pembeli mintanya harga normal, tapi barangnya yang susah.”

Begitu juga pedagang lainnya Andri, menyatakan hal serupa. Dirinya menyebut bawang merah kecil harganya Rp 42.000/kg dan bawang merah sedang: Rp 47.000/kg.

Selain itu cabai keriting Rp 62.000/kg, biasanya Rp 50.000. Cabai rawit setan Rp 80.000/kg, normalnya Rp 60.000, dan bawang putih harga masih stabil Rp 32.000/kg. 

“Sebulan ini cabai naik terus. Mungkin ya karena mau Natal,” ujarnya.

Diketahui, Pemprov menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Harga yang ditawarkan cukup menolong, terutama bagi warga yang menghindari harga pasar yang sedang naik.

Rinciannya, bawang merah: Rp 22.000/½ kg, bawang putih: Rp 16.000/½ kg, cabai rawit setan: Rp 19.500/¼ kg, cabai merah keriting: Rp 18.000/¼ kg dan telur: Rp 26.000/kg. (rtp)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved