Berita Wonosobo
Harga Cabai di Wonosobo Naik Jelang Nataru, Rawit Merah Tembus Rp 80.000 Per Kilogram
Kenaikan harga cabai menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Wonosobo menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Penulis: Imah Masitoh | Editor: muslimah
Fluktuasi harga cabai dipengaruhi oleh faktor cuaca, distribusi, serta peningkatan konsumsi rumah tangga dan sektor usaha makanan menjelang akhir tahun.
Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pemkab Wonosobo mengandalkan Gerakan Champion Cabai Wonosobo.
Program ini berperan menyalurkan cabai dari petani lokal ke pasar regional hingga nasional.
Pada 2025, komitmen Champion Cabai Wonosobo mencapai 7.560 kilogram aneka cabai.
Realisasi distribusi bahkan melampaui angka tersebut, dengan pengiriman 18.469 kilogram pada November dan 10.615 kilogram pada Desember.
Selain menjaga pasokan dari sisi produksi, pemerintah daerah juga menggelar Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat membeli aneka cabai dengan harga lebih terjangkau dan kualitas terjamin. (ima)
| Polisi Ringkus Pemuda Wonosobo, Sita 2.476 Butir Obat Berbahaya Siap Edar |
|
|---|
| Sosialisasi di Wonosobo, BPJPH Tegaskan Oktober 2026 Jadi Batas Akhir Produk Wajib Sertifikat Halal |
|
|---|
| Ponpes Lirboyo XIX Hadir di Wonosobo, Wabup Amir Husein Soroti Peran Strategis Pesantren |
|
|---|
| Wonosobo Sosialisasikan WNFC 2026, Enam Kostum Ikon Resmi Diluncurkan |
|
|---|
| BREAKING NEWS 5 Rumah dan Ponpes Terendam Luapan Air di Jlamprang Wonosobo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251217_cabe.jpg)