Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Natal dan Tahun Baru 2026

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Diperketat

PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas memastikan terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas siap melayani lonjakan aktivitas

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/Rezanda Akbar D
AREA KEBERANGKATAN - Para penumpang di pelabuhan Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah saat menunggu kapal sandar 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG — Menjelang periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas memastikan terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah siap melayani lonjakan aktivitas penumpang dan kapal.


Sejumlah fasilitas baru disiapkan, pengamanan diperketat, serta pelayanan penumpang ditingkatkan guna menjamin perjalanan yang aman, nyaman, dan tertib selama masa Nataru.


Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas, S. Joko, mengatakan persiapan dilakukan secara intensif sejak awal Desember 2025, baik dari sisi operasional, fasilitas, hingga pengendalian layanan berbasis teknologi.

Baca juga: KAI Tambah Kereta pada Momen Libur Panjang Nataru, Ketersediaan Tiket Masih Longgar

PECAT! Warga Kantongi Bukti Asusila 2 Oknum Perangkat Desa Bajong Purbalingga

Atalia Ridwan Kamil: Saya Tidak Boleh Takut dengan Kata Kehilangan, Selamat Jalan Aa

Sosok Bripka Agus Terduga Pelaku Pembunuhan Faradila Mahasiswi UMM, Terungkap Hubungan Selama Ini

Berita Duka, Faradila Amalia Najwa Meninggal Dunia

Awaluddin Muuri Sebut eks Pangdam IV/Diponegoro di Persidangan, Bertemu Bahas Lahan Carui Cilacap


“Kami sudah menyiapkan sistem pemantauan terpadu melalui monitor untuk memantau jadwal keberangkatan kapal, kondisi cuaca, ombak, hingga pergerakan kapal secara real time,” ujar Joko, Kamis (18/12/2025).


Daya tampung Pelabuhan Tanjung Emas saat ini sekira 1.100 penumpang, beberapa jalur kapal yakni dengan rute reguler dari Semarang menuju Pontianak, Kumai, Sampit, Ketapang, serta Karimunjawa. 


Jalur tersebut merupakan liner rutin kapal penumpang yang sandar di pelabuhan ini.


Dalam kondisi normal, jumlah kapal penumpang murni Pelni yang sandar di Pelabuhan Tanjung Emas rata-rata mencapai 10 kapal per bulan, sementara kapal Ro-Ro yang mengangkut penumpang dan kendaraan mencapai sekitar 30 kapal per bulan.


“Jumlahnya cukup besar. Karena itu kewajiban kami sebagai pengelola pelabuhan memastikan perencanaan sandar kapal berjalan baik agar tidak terjadi antrean atau kongesti antar kapal penumpang,” jelasnya.


Pengamanan Diperketat, Antisipasi Barang Terlarang


Selain kesiapan operasional, Pelindo juga memperketat pengamanan guna mengantisipasi potensi penyelundupan dan masuknya barang terlarang selama periode Nataru. 


Seluruh barang bawaan penumpang diperiksa menggunakan mesin X-ray yang dioperasikan oleh petugas teredukasi.


“Pemeriksaan ini penting untuk mencegah barang berbahaya atau terlarang masuk ke kapal karena bisa membahayakan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” tegas Joko.


Fasilitas Terminal Ditingkatkan


Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Emas melakukan sejumlah improvement fasilitas, termasuk penambahan 12 asisten pelayanan di area terminal.


Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang tunggu yang lebih nyaman, area check-in yang diperluas, fasilitas disabilitas, ruang laktasi, area bermain anak, hingga kelengkapan keselamatan seperti APAR dan jalur evakuasi.


Sistem auto gate juga diterapkan untuk kendaraan dan penumpang guna mempercepat dan menertibkan arus keluar-masuk pelabuhan.


Selain itu, Pelindo menambah pendingin ruangan, menyediakan water station, mendirikan posko terpadu Nataru dan transit lounge, melakukan standarisasi troli, serta pemberian seragam bagi porter.


“Kami jaga area tetap bersih, rapi, sejuk, dan nyaman. Toilet kami pastikan bersih dan wangi agar penumpang merasa nyaman selama berada di terminal,” ujar Joko.


Kebersihan terminal juga diperketat melalui penambahan tenaga kebersihan dan sistem pemantauan berkala di seluruh area pelayanan.


Prediksi Lonjakan Penumpang


Berdasarkan catatan Pelindo, sejak H-15 hingga H-7 Nataru, jumlah penumpang yang dilayani di Pelabuhan Tanjung Emas telah mencapai sekitar 6.500 orang. 


Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat hingga puncak arus penumpang.


“Kami prediksi puncaknya terjadi di H-2, dengan kenaikan sekitar 4 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu,” ungkap Joko.


Dari sisi operasional, Pelindo telah menyiapkan pengaturan sandar kapal yang lebih efisien, termasuk penyesuaian jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal, kesiapan tugboat, pandu, serta peralatan operasional lainnya.


Jalur embarkasi dan debarkasi penumpang juga diatur lebih terstruktur untuk menghindari penumpukan.


Untuk mendukung kelancaran logistik, alur bongkar muat barang dipastikan tetap berjalan tanpa mengganggu pergerakan penumpang melalui pemisahan jalur logistik dan penumpang.


Seluruh proses pengendalian layanan terintegrasi dalam Plan and Control System, yang memantau kesiapan fasilitas, arus kapal, pergerakan penumpang, hingga respons cepat terhadap potensi gangguan layanan.


Sebagai bentuk kesiapan, Pelindo bersama seluruh stakeholder juga telah melaksanakan apel kesiapan Nataru.


“Dengan kolaborasi seluruh unit dan dukungan stakeholder, kami optimistis layanan angkutan laut Nataru 2025–2026 di Pelabuhan Tanjung Emas dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pengguna jasa,” pungkas Joko. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved