Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Ungaran

Solar Sulit Dicari, Truk Logistik Mengular hingga ke Badan Jalan di Jalur Semarang–Solo

Kepadatan lalu lintas di jalur utama Semarang–Solo belakangan kian terasa karena banyak yang mengantre solar.

TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
ANTREAN TRUK - Antrean truk mengular di sebuah SPBU di Ungaran Barat, jalur Semarang–Solo, Kabupaten Semarang, Kamis (18/12/2025). Kepadatan terjadi akibat meningkatnya permintaan BBM solar jelang pemberlakuan larangan melintas truk saat libur Natal dan Tahun Baru. 

Dia mengaku tiga SPBU yang didatanginya pada Rabu (18/12/2025) malam sama-sama kosong.

“Semalam akhirnya beli yang non-subsidi, Dexlite Rp100 ribu cuma dapat enam liter lebih,” sebut dia. 

Padahal, dengan nominal yang sama, dia biasanya bisa mendapatkan Bio Solar dalam jumlah jauh lebih banyak.

“Pengeluaran jadi bertambah, lebih boros, tapi mau bagaimana lagi,” imbuh Rismanto.

Dari penelusuran Tribunjateng.com, antrean yang terjadi karena meningkatnya permintaan bahan bakar mesin diesel tersebut.

Beberapa SPBU yang kehabisan diduga akibat lonjakan permintaan tersebut.

Meski keluhan sopir terus bermunculan, PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa fenomena antrean panjang tersebut bukan disebabkan kelangkaan solar. 

Area Manager Communication, Relations, and CSR Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, menegaskan stok BBM, khususnya solar, dalam kondisi aman dan melimpah, termasuk menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

“Stok berlimpah, secara stok solar tidak ada masalah. 

Yang terjadi saat ini adalah peningkatan permintaan,” jelas Taufiq.

Dia menerangkan, antrean muncul karena para pelaku industri dan logistik tengah berpacu mengejar target distribusi sebelum diberlakukannya larangan melintas bagi kendaraan berat saat Nataru.

“Pabrik dan gudang berlomba memenuhi stok sebelum nanti ada pembatasan truk. 

Setelah larangan berlaku, suplai sudah aman dan distribusi bisa menggunakan kendaraan kecil,” jelas dia.

Menurut Taufiq, justru saat pembatasan truk diberlakukan nanti, konsumsi solar diproyeksikan menurun.

“Kalau antrean sekarang, itu wajar, bukan kelangkaan. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved