Berita Ungaran
Solar Sulit Dicari, Truk Logistik Mengular hingga ke Badan Jalan di Jalur Semarang–Solo
Kepadatan lalu lintas di jalur utama Semarang–Solo belakangan kian terasa karena banyak yang mengantre solar.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepadatan lalu lintas di jalur utama Semarang–Solo belakangan kian terasa.
Tak hanya pada siang hari, ruas jalan di kawasan Kota Semarang hingga Kabupaten Semarang juga padat hingga malam.
Deretan truk besar tampak berlalu-lalang di jalanan, seolah tak pernah putus.
Baca juga: Antrean Panjang Solar Subsidi di SPBU Pantura, Pertamina Sebut Ada Peningkatan Permintaan
Kondisi tersebut tak hanya terjadi di jalan raya.
Antrean panjang truk pengangkut barang juga terlihat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), khususnya untuk BBM jenis solar.
Pada Selasa (16/12/2025) malam, antrean truk di SPBU Harjosari, Bawen, bahkan sempat memanjang hingga ke badan jalan.
Situasi serupa kembali terlihat di dua SPBU di Jalan Diponegoro, Ungaran, Kamis (18/12/2025) sore.
Di sebuah SPBU di Ungaran itu, Yanto (54), pengemudi truk tronton asal Ungaran, turun dari kabinnya dengan raut lelah.
Dia baru saja menunggu giliran mengisi solar setelah mencari BBM sejak dari Kota Semarang.
“Solar seperti hilang,” kata Yanto kepada Tribunjateng.com.
Hari itu saja, dia mengaku telah mendatangi empat SPBU, mulai dari Kaligawe, kawasan dekat LIK, Sukun, hingga sekitar Taman Unyil.
“Kesulitan begini sudah lama, sekarang susah cari solar.
Barang jadi ketunda,” ujarnya.
Yanto yang mengangkut produk minuman dari Pati menuju Karangjati, Kabupaten Semarang, akhirnya hanya bisa mengisi solar maksimal Rp200 ribu karena adanya pembatasan pembelian.
Keluhan serupa juga disampaikan Rismanto (50), warga Beji, Ungaran Timur, pengemudi mobil Taft bermesin diesel.
| Temuan di Kabupaten Semarang: Pabrik dan Perumahan Ternyata Masih Berstatus Lahan Baku Sawah |
|
|---|
| DP3AKB Kabupaten Semarang Kawal 13 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak yang Terjadi di Awal 2026 |
|
|---|
| 467 Reklame Liar Ditertibkan Satpol PP Kabupaten Semarang, Ini Syarat Vendor Bisa Diambil Lagi |
|
|---|
| 7 Ton Paket Ekspedisi Terbakar di Tol Solo-Semarang, 3 Unit Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| Jalan Alternatif Semarang-Boyolali Putus Akibat Longsor, Warga Harus Memutar 1,5 Kilometer |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251218_Antrean-SPBU-mengular-di-Kabupaten-Semarang_1.jpg)