Berita Kecelakaan
Sumiani Ceritakan Detik-detik Backhoe Terguling Terjun Bebas Masuk Sungai di Banyubiru Semarang
Suasana siang hari di Dusun Gilang, Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, mendadak gempar
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Sebuah backhoe jatuh ke sungai di jalur Banyubiru–Kopeng akibat truk towing tidak kuat menanjak di tanjakan curam.
- Insiden terjadi saat rantai pengikat dilepas dan alat berat meluncur mundur karena kondisi licin.
- Kejadian tersebut sempat memicu kepanikan warga yang khawatir terhadap keselamatan operator.
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Suasana siang hari di Dusun Gilang, Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, mendadak gempar setelah sebuah alat berat jatuh ke sungai di tepi jalan.
Insiden tersebut terjadi di ruas Jalan Banyubiru–Kopeng, tepatnya di tanjakan menuju Desa Sepakung, kawasan lereng Gunung Telomoyo.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/12/2025) sekitar tengah hari.
Warga yang awalnya beraktivitas seperti biasa tiba-tiba berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara benturan keras dari arah jalan utama.
Sebuah ekskavator jenis backhoe yang diangkut menggunakan truk towing dilaporkan terjun ke sungai kecil dengan kedalaman sekitar empat meter dari badan jalan aspal.
Posisi alat berat tersebut terlihat terbalik di dasar sungai, memicu kepanikan warga yang khawatir akan keselamatan operator.
Sumiani (50), warga yang rumahnya berada tepat di seberang lokasi kejadian, mengaku menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Ia bahkan sempat merekam detik-detik sebelum kecelakaan terjadi.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat truk towing kesulitan menanjak di jalur yang dikenal curam dan sempit.
Baca juga: Wagub Jateng Resmikan Rumah Singgah Rehabilitasi Sosial PGOT
Baca juga: Banyumas Darurat Bencana Sosila, MUI Soroti Narkoba, HIV/AIDS dan Perceraian
“Semula truk yang mengangkut backhoe itu tidak kuat menanjak.
Rencananya alat itu mau dipakai untuk pembangunan di Balong, Desa Sepakung,” kata Sumiani.
Ia menjelaskan, jarak dari lokasi kejadian menuju Desa Sepakung sekitar lima kilometer, sementara ke puncak Gunung Telomoyo mencapai sekitar 10 kilometer.
Saat truk tidak mampu melanjutkan perjalanan, operator berinisiatif menurunkan backhoe sementara dengan melepaskan rantai pengikat.
Namun nahas, kondisi besi pengikat yang licin membuat alat berat tersebut justru meluncur mundur tanpa kendali hingga akhirnya terjun ke sungai di sisi jalan.
| Pemotor Mabuk Tewas Tabrak Tiang Papan Nama Pasar |
|
|---|
| Berawal Kepergok Mesum, Pengemudi Mobil Pelaku Tabrak Lari Diamuk Massa |
|
|---|
| Detik-Detik Fortuner Terbalik di Tol, Pengemudi Usia 18 Tahun Diduga Alami Microsleep |
|
|---|
| Remaja 17 Tahun Tewas Terlindas Truk di Depan Sang Ayah |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Tewaskan Petani Blora: Tak Hiraukan Klakson Kereta, Terpental 10 Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251224_ekscavator.jpg)