Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Libur Natal

Terdampak Banjir Bandang, Kunjungan Wisata Guci Saat Libur Natal Menurun

Momen libur Natal pada Kamis (25/12/2025) di Daya Tarik Wisata (DTW) Guci Kabupaten Tegal terasa lebih sepi dari biasanya.

|
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/DESTA
WISATA GUCI: Suasana di pintu masuk kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Guci Kabupaten Tegal pada momen libur Natal Kamis (25/12/2025) terasa lebih damai dari biasanya karena lalu lalang kendaraan pengunjung yang tidak terlalu ramai. Momen libur Natal tahun ini ada kecenderungan mengalami penurunan jumlah pengunjung karena dipengaruhi kejadian banjir bandang pada Sabtu (20/12/2025) lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Momen libur Natal pada Kamis (25/12/2025) di Daya Tarik Wisata (DTW) Guci Kabupaten Tegal terasa lebih damai dari biasanya karena lalu lalang kendaraan pengunjung yang tidak terlalu ramai. 

Sejak pagi, arus lalu lintas kendaraan yang hendak menuju ke Guci terpantau lengang. 

Terjadi sedikit antrean kendaraan di jalan leter S dan ketika berpas-pasan dengan bus ataupun kendaraan besar lainnya. 

Baca juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Natal Jadi Momentum Memperkuat Persatuan dan Kerukunan

Baca juga: Inilah Lanskap Toleransi Beragama di Salatiga saat Perayaan Natal, Wapres Gibran Bagikan Kado

Mobil pribadi juga tidak terlalu padat seperti momen libur hari raya ataupun libur panjang seperti biasanya. 

Begitu juga dengan kendaraan sepeda motor tidak terlalu ramai dan didominasi plat lokal Tegal sekitarnya. 

Arus lalu lintas kendaraan mulai ramai masuk ke kawasan Guci pada sore hari. 

Meskipun hujan deras, tapi volume kendaraan pengunjung Wisata Guci terus berdatangan. 

Ditemui saat berada di lokasi, Kepala UPTD Objek Wisata Kabupaten Tegal Satriyo Pribadi mengungkapkan, momen libur Natal tahun ini ada kecenderungan mengalami penurunan jumlah pengunjung. 

Hal itu dikatakan Satriyo dipengaruhi kejadian banjir bandang pada Sabtu (20/12/2025) lalu yang menerjang kawasan Guci utamanya Pancuran 13 dan Pancuran 5. 

Peristiwa tersebut viral di media sosial dan berdampak nyata pada penurunan jumlah pengunjung bahkan saat momen hariha libur Natal

Namun diakui Satriyo meskipun mengalami penurunan jumlah pengunjung, tapi tidak terlalu signifikan atau memberi sisi buruk karena masih terbilang positif. 

"Sesuai data sampai pukul 14.00 WIB jumlah pengunjung yang masuk ke Guci estimasi sebanyak 600 orang. Mudah-mudahan sampai nanti malam terus bertambah karena biasanya pengunjung ramai berdatangan saat malam hari terutama yang menginap," jelas Satriyo, pada Tribunjateng.com

Menurut Satriyo, pengunjung mulai berdatangan ke Guci tepatnya H+2 pasca kejadian banjir bandang melanda. 

Tapi memang belum ada kenaikan jumlah pengunjung yang signifikan seperti momen natal tahun-tahun sebelumnya. 

Satriyo memprediksi puncak kunjungan ke Guci akan terjadi pada awal tahun atau tepatnya 1 Januari 2026. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved