Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Mengenal Gempa Bumi Megathrust: Mengapa Jawa Tengah Harus Ekstra Waspada?

Di balik keindahan garis pantai selatan Jawa Tengah, tersimpan sebuah kekuatan alam raksasa yang terus mengintai yakni gempa bumi Megathrust.

Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
X.COM/BMKG
GEMPA SIANG INI - 

TRIBUNJATENG.COM - Di balik keindahan garis pantai selatan Jawa Tengah, tersimpan sebuah kekuatan alam raksasa yang terus mengintai.

Istilah "Megathrust" mungkin terdengar teknis, namun bagi masyarakat di pesisir selatan, memahami fenomena ini bukan lagi sekadar pengetahuan, melainkan kebutuhan untuk bertahan hidup.

Baca juga: Gempa Aceh Kamis Siang Termasuk Gempa Megathrust, Apa Dampaknya?

Apa Itu Gempa Megathrust?

Secara sederhana, megathrust adalah zona pertemuan antar-lempeng tektonik bumi yang berada di kedalaman dangkal namun memiliki luas yang sangat besar.

Di selatan Jawa, Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Karena luasnya bidang patahan ini, gempa yang dihasilkan tidak main-main.

Gempa megathrust berpotensi mencapai kekuatan di atas magnitudo 8 hingga 9, yang seringkali diikuti tsunami besar.

Mengapa Jawa Tengah Menjadi Wilayah Krusial?

Wilayah Jawa Tengah memiliki posisi geografis yang unik sekaligus menantang.

Setidaknya ada dua alasan utama mengapa harus waspada:

Zona Patahan yang Luas: Wilayah selatan Jawa Tengah, mulai dari Cilacap, Kebumen, Purworejo, hingga Wonogiri, berhadapan langsung dengan zona subduksi aktif.

Morfologi Pantai: Karakteristik pantai selatan Jawa Tengah yang sebagian besar berupa dataran rendah dan terbuka membuat penetrasi air laut saat tsunami bisa menjangkau wilayah daratan yang lebih jauh ke dalam.

Wilayah Terdampak di Jawa Tengah

Jika skenario terburuk terjadi, wilayah yang diprediksi akan merasakan dampak signifikan meliputi:

Kabupaten Cilacap: Menjadi titik paling barat di pesisir selatan Jateng dengan kepadatan penduduk dan objek vital nasional (seperti kilang minyak).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved