Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kebumen

Berita Duka, Jundullah Sabiluna Habibi Meninggal Dunia

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, Jundullah Sabiluna Habibi, meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
Ilustrasi jenazah. (Kompas.com) 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pelajar SD berusia 10 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang Watugede, Kebumen.
  • Korban masuk ke kolam sedalam 1,8 meter tanpa pengawasan hingga akhirnya ditemukan tidak bergerak.
  • Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan maupun tindak pidana dalam kejadian tersebut.

 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, Jundullah Sabiluna Habibi, meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang Watugede, Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jumat (16/1/2026) pagi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.25 WIB saat korban sedang berenang.

Korban diketahui merupakan pelajar kelas 4 sekolah dasar asal Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar.

Ia datang ke lokasi wisata air tersebut bersama sejumlah teman sebaya untuk berekreasi.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, menjelaskan bahwa korban datang ke kolam renang dengan pendampingan beberapa orang dewasa.

Namun, saat berenang, korban diduga luput dari pengawasan.

"Korban diketahui masuk ke kolam dengan kedalaman 1,8 meter tanpa pengawasan orang tua," kata Wakapolres Kebumen.

Menurut keterangan kepolisian, beberapa pengunjung sempat melihat korban berada di dalam kolam.

Baca juga: Ini Tujuh Langkah Strategis yang Disiapkan BNPB untuk Atasi Banjir di Pati

Baca juga: Ini Dampak Negatif dari Modifikasi Cuaca Demi Kurangi Intensitas Hujan

Namun, mereka mengira anak tersebut sedang berlatih menyelam sehingga tidak langsung menaruh kecurigaan.

Tidak lama berselang, tubuh korban terlihat dalam kondisi tidak bergerak di dasar kolam.

Mengetahui hal tersebut, pengunjung dan saksi yang berada di sekitar lokasi segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia akibat kehabisan oksigen karena tenggelam," terangnya.

Polsek Sruweng bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen langsung melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari pendataan saksi, pemeriksaan awal, hingga koordinasi dengan tim medis.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved