Berita Kebumen
Berita Duka, Jundullah Sabiluna Habibi Meninggal Dunia
Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, Jundullah Sabiluna Habibi, meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Seorang pelajar SD berusia 10 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang Watugede, Kebumen.
- Korban masuk ke kolam sedalam 1,8 meter tanpa pengawasan hingga akhirnya ditemukan tidak bergerak.
- Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan maupun tindak pidana dalam kejadian tersebut.
TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, Jundullah Sabiluna Habibi, meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang Watugede, Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jumat (16/1/2026) pagi.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.25 WIB saat korban sedang berenang.
Korban diketahui merupakan pelajar kelas 4 sekolah dasar asal Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar.
Ia datang ke lokasi wisata air tersebut bersama sejumlah teman sebaya untuk berekreasi.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, menjelaskan bahwa korban datang ke kolam renang dengan pendampingan beberapa orang dewasa.
Namun, saat berenang, korban diduga luput dari pengawasan.
"Korban diketahui masuk ke kolam dengan kedalaman 1,8 meter tanpa pengawasan orang tua," kata Wakapolres Kebumen.
Menurut keterangan kepolisian, beberapa pengunjung sempat melihat korban berada di dalam kolam.
Baca juga: Ini Tujuh Langkah Strategis yang Disiapkan BNPB untuk Atasi Banjir di Pati
Baca juga: Ini Dampak Negatif dari Modifikasi Cuaca Demi Kurangi Intensitas Hujan
Namun, mereka mengira anak tersebut sedang berlatih menyelam sehingga tidak langsung menaruh kecurigaan.
Tidak lama berselang, tubuh korban terlihat dalam kondisi tidak bergerak di dasar kolam.
Mengetahui hal tersebut, pengunjung dan saksi yang berada di sekitar lokasi segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia akibat kehabisan oksigen karena tenggelam," terangnya.
Polsek Sruweng bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen langsung melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari pendataan saksi, pemeriksaan awal, hingga koordinasi dengan tim medis.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
| Kebakaran Tempat Penyimpanan Wahana Mobil-mobilan di Kebumen, Kerugian Capai Setengah Miliar |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di kebumen, Pemotor Meninggal Usai Hilang Kendali dan Jatuh ke Sungai |
|
|---|
| Pengakuan Sugeng Pria Kebumen yang Bunuh Istri dan Mertua, Motif dan Kronologi Terungkap |
|
|---|
| Cemburu Tanpa Bukti, Motif Sugeng Aniaya Istri dan Mertua hingga Tewas di Kebumen |
|
|---|
| Dalih Sugeng Aniaya Istri Hingga Tewas di Kebumen: Terbakar Api Cemburu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ilustrasi-jenazah-Kompascom.jpg)